Penggeledahan KPK Gegerkan Pacitan, Rumah Mewah Diduga Terkait Kasus Korupsi

Uwrite.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi penegakan hukum di wilayah Jawa Timur. Kali ini, tim penyidik lembaga antirasuah tersebut menggeledah sebuah rumah mewah yang diduga milik pengusaha bernama Citra Margaretha di kawasan Krajan, Desa Bangunsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Senin (18/5/2026) sore.
Penggeledahan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dengan pengamanan super ketat dari aparat kepolisian bersenjata lengkap. Sejumlah personel gabungan tampak berjaga di sekitar lokasi guna memastikan proses penggeledahan berjalan aman dan steril dari kerumunan warga.
Pantauan di lapangan menunjukkan rumah yang menjadi sasaran penggeledahan merupakan bangunan bertingkat dengan desain arsitektur modern bernuansa krem dan kuning. Bangunan tersebut berdiri mencolok di lingkungan sekitar dengan pagar tinggi serta gerbang besi hitam yang tertutup rapat selama proses berlangsung.
Akses menuju rumah dijaga ketat oleh sedikitnya lima personel kepolisian dari satuan taktis yang bersiaga penuh di bagian depan gerbang. Para petugas terlihat mengenakan perlengkapan lengkap berupa rompi antipeluru, helm pengamanan, penutup wajah, hingga membawa senjata laras panjang.
Situasi tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat tampak berkumpul di radius aman untuk menyaksikan aktivitas aparat penegak hukum yang keluar masuk lokasi penggeledahan.
Ketatnya penjagaan juga membuat awak media hanya dapat mengambil gambar dari area luar perimeter pengamanan. Belasan jurnalis dari berbagai media terlihat memadati lokasi sejak sore hari guna melakukan peliputan dan dokumentasi visual terkait operasi KPK tersebut.
Baca Juga: KPK Resmi Tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Tersangka Kasus Suap Jabatan dan Gratifikasi
Hingga petang, aktivitas di dalam rumah berlangsung tertutup dan minim informasi. Belum terlihat adanya pihak yang keluar memberikan keterangan resmi mengenai barang maupun dokumen yang diamankan dalam penggeledahan tersebut.
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, membenarkan adanya kegiatan penegakan hukum yang dilakukan KPK di wilayah Kabupaten Pacitan. Ia mengatakan tim penyidik sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan Polres Pacitan sebelum bergerak menuju lokasi sasaran.
“Kawan-kawan Komisi Pemberantasan Korupsi hadir di Pacitan,” ujar AKBP Ayub saat memberikan keterangan awal melalui pesan singkat kepada awak media.
Menurutnya, koordinasi dilakukan sebagai bagian dari prosedur standar dalam mendukung kegiatan penegakan hukum yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.
“Koordinasi ke Polres terlebih dahulu, kemudian gerak ke lokasi untuk penggeledahan,” katanya singkat.
Meski membenarkan adanya penggeledahan, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait perkara yang sedang ditangani KPK maupun keterkaitan rumah tersebut dengan proses penyidikan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rumah yang diduga milik pengusaha Citra Margaretha itu menjadi titik pertama dari rangkaian penggeledahan KPK di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Pacitan. Tim penyidik dikabarkan masih melakukan penelusuran terhadap beberapa titik lain yang berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
Operasi ini sekaligus memperpanjang daftar aktivitas penindakan KPK di kawasan Madiun Raya dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, lembaga antirasuah tersebut juga diketahui beberapa kali melakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Baca Juga: Korban Scam Simonida di Pacitan Terus Bertambah: Member dengan Banyak Akun Rugi Ratusan Juta
Keberadaan tim KPK di Pacitan pun menjadi perhatian publik karena dilakukan secara tertutup namun dengan pengamanan yang sangat ketat. Warga sekitar mengaku baru mengetahui adanya operasi tersebut setelah sejumlah kendaraan aparat dan petugas bersenjata terlihat memasuki kawasan permukiman pada sore hari.
“Sempat kaget karena tiba-tiba banyak polisi berjaga. Jalan depan rumah juga jadi ramai,” ujar salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kasus yang tengah diselidiki maupun status hukum pihak-pihak yang berkaitan dengan penggeledahan tersebut.
Belum diketahui pula apakah dalam operasi itu penyidik menemukan dokumen penting, barang bukti elektronik, maupun aset tertentu yang berkaitan dengan perkara yang sedang didalami.
Proses penggeledahan masih berlangsung hingga malam hari dengan penjagaan aparat yang tetap diperketat di sekitar lokasi.

Tulis Komentar