Sempat Ramai Isu Kontraktor Kabur, Pembangunan KDMP di Wonodadi Pracimantoro Kini Dilanjutkan

Peristiwa | 21 May 2026 | 11:02 WIB
Sempat Ramai Isu Kontraktor Kabur, Pembangunan KDMP di Wonodadi Pracimantoro Kini Dilanjutkan
Gedung KDMP di Desa Wonodadi, Pracimantoro, Wonogiri belum rampung dibangun. (SMSolo/Khalid Yogi)

Uwrite.id - Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti selama kurang lebih tiga pekan.

Aktivitas pembangunan kembali terlihat pada Rabu (20/5/26). Sejumlah pekerja mulai melanjutkan proses pengerjaan gedung, sementara material bangunan juga mulai berdatangan ke lokasi proyek.

Sebelumnya, penghentian sementara proyek tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Salah satu isu yang beredar menyebutkan proyek terkendala karena kontraktor atau pemborong diduga menghilang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pembangunan gedung KDMP Wonodadi telah dimulai sejak Desember 2025. Pada awal pengerjaan, proyek berjalan normal. Namun beberapa bulan kemudian progres pembangunan melambat hingga akhirnya berhenti sementara selama sekitar tiga pekan.

Mandeknya pembangunan memicu keresahan warga sekitar. Sejumlah sumber menyebutkan pekerja sempat meninggalkan proyek karena pengerjaan terhenti dan pembayaran upah disebut mengalami kendala.

Baca Juga: Dua Perkara Kekerasan Seksual di Pracimantoro Terungkap, Polisi Dalami Bukti Video dan Keterangan Korban

Kabar mengenai proyek yang terbengkalai kemudian ramai diperbincangkan masyarakat, termasuk di media sosial. Foto bangunan yang belum rampung disertai narasi kontraktor kabur sempat beredar luas.

Menanggapi hal tersebut, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan membantah kabar adanya kontraktor yang kabur dari proyek pembangunan KDMP Wonodadi.

Menurutnya, pembangunan gedung koperasi tersebut tidak menggunakan sistem pemborong atau kontraktor seperti yang ramai dibicarakan masyarakat.

“Tidak ada kontraktor kabur. Pembangunan dilakukan langsung melalui koordinasi bersama Danramil dan pemerintah desa,” ujarnya.

Baca Juga: Raden Suwiryo: Pahlawan dari Pracimantoro yang Ikut Andil Membangun Fondasi Kemerdekaan Indonesia

Rodricho menjelaskan keterlambatan pembangunan terjadi karena proses pencairan anggaran dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, dana yang cair baru mencapai tiga termin dari total lima tahap pencairan anggaran.

Akibat keterbatasan anggaran tersebut, sejumlah tenaga kerja dengan kemampuan khusus sempat dialihkan sementara ke proyek KDMP lain yang membutuhkan percepatan penyelesaian.

Pekerja teknis seperti tukang las dan tenaga konstruksi tertentu disebut lebih dahulu difokuskan ke lokasi lain agar target pembangunan secara keseluruhan tetap berjalan.

“Tenaga teknis sempat kami alihkan sementara ke proyek lain yang progresnya perlu dipercepat. Sekarang pembangunan di Wonodadi sudah kembali berjalan,” katanya.

Saat ini, kondisi pembangunan KDMP Wonodadi disebut mulai normal kembali. Material bangunan telah masuk ke lokasi proyek dan aktivitas pekerja mulai meningkat untuk mengejar target penyelesaian gedung.

Pihak Kodim Wonogiri memastikan pembangunan akan terus dilanjutkan hingga selesai. Koordinasi pengerjaan disebut dilakukan langsung bersama pemerintah desa dan jajaran Danramil setempat.

Selain itu, pencairan anggaran dilakukan menyesuaikan perkembangan progres pembangunan di lapangan.

Gedung KDMP Wonodadi nantinya diharapkan dapat mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi dan usaha produktif warga setempat.

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar