Pemilik Facebook dan Instagram, Mark Zuckerberg Ditunjuk Trump Jadi Penasihat

Amerika | 31 Mar 2026 | 20:07 WIB
Pemilik Facebook dan Instagram, Mark Zuckerberg Ditunjuk Trump Jadi Penasihat

Uwrite.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjuk sejumlah pemimpin perusahaan teknologi besar sebagai penasihatnya, termasuk Mark Zuckerberg, CEO Meta; Larry Ellison, Ketua Eksekutif Oracle; dan Jensen Huang, CEO Nvidia. Mereka akan tergabung dalam dewan yang bertugas memberikan masukan mengenai kebijakan kecerdasan buatan (AI) dan isu teknologi lainnya.

Selain itu, pendiri Google Sergey Brin dan CEO AMD Lisa Su juga termasuk dalam kelompok awal 13 anggota dari industri yang ditunjuk ke Dewan Penasihat Presiden untuk Sains dan Teknologi (PCAST). Dewan ini nantinya diperkirakan akan diperluas hingga 24 anggota.

Sejak dilantik kembali sebagai presiden, Trump menjadikan teknologi AI sebagai prioritas pemerintahannya. Ia menekankan bahwa AI merupakan arena strategis dalam persaingan global, terutama dengan China. Beberapa hari setelah pelantikannya pada Januari tahun lalu, Trump memerintahkan lembaga-lembaga federal menyusun Rencana Aksi Kecerdasan Buatan, yang bertujuan mengurangi hambatan regulasi dan mempercepat inovasi di sektor swasta.

Bantu Trump Amankan Jalur Minyak Dunia, Jepang Siapkan Kapal Perang ke Selat Hormuz

Menurut laporan Reuters (25/3/26), Gedung Putih berharap dewan ini dapat memainkan peran penting dalam membentuk respons AS terhadap persaingan global di bidang AI. Dewan tersebut akan dipimpin oleh David Sacks, penasihat khusus Gedung Putih untuk AI dan kripto, bersama penasihat teknologi Michael Kratsios.

Mark Zuckerberg menyatakan, “Kami berharap dewan ini dapat membantu memperkuat posisi Amerika Serikat sebagai pemimpin global dalam kecerdasan buatan.”
Sementara Jensen Huang menambahkan, “AI adalah kunci bagi inovasi dan pertumbuhan ekonomi AS. Kami senang dapat memberikan masukan yang konstruktif kepada pemerintahan.”

Trump dan Xi Bahas Penguatan Hubungan Dagang, Komitmen Redakan Ketegangan Ekonomi Dunia

Oracle memilih untuk tidak memberikan komentar, dan Alphabet serta AMD belum memberikan tanggapan resmi.

Tak hanya itu, Bob Mumgaard, CEO dan salah satu pendiri Commonwealth Fusion Systems, juga bergabung dengan PCAST. Mumgaard menyebut, “Bergabung dengan PCAST adalah kesempatan besar untuk mendukung inovasi energi fusi di Amerika Serikat dan menegaskan komitmen pemerintah terhadap teknologi bersih.”

AI kini menjadi salah satu pendorong utama investasi di AS, dengan perusahaan-perusahaan menjanjikan pengeluaran triliunan dolar dalam beberapa tahun ke depan. Sejumlah bos teknologi ternama, termasuk Zuckerberg, Jeff Bezos, dan Elon Musk, diketahui hadir dalam pelantikan Trump pada Januari tahun lalu.

Hubungan Jensen Huang, salah satu orang terkaya dunia dengan kekayaan diperkirakan mencapai Rp2.900 triliun, dengan pemerintahan Trump juga cukup dinamis. Keduanya beberapa kali bertemu untuk membahas kebijakan ekspor chip AI ke China dan investasi teknologi di AS.

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar