BP Batam Perkuat Koordinasi Energi Hadapi Krisis Global

Uwrite.id - Batam, April 2026 — Upaya menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di Batam terus diperkuat di tengah tekanan krisis global dan lonjakan harga minyak dunia. Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam, Li Claudia Chandra, memimpin konsolidasi strategis bersama pelaku usaha, Pertamina, dan PLN.
Pertemuan yang berlangsung selama dua hari tersebut membahas dampak dinamika global, termasuk konflik geopolitik Iran–Amerika Serikat, terhadap harga minyak serta potensi gangguan pasokan energi di Batam.
Dalam forum tersebut, Li Claudia menekankan pentingnya langkah antisipatif melalui koordinasi lintas sektor guna mencegah lonjakan harga BBM yang tidak terkendali. Menurutnya, stabilitas harga dan pasokan energi menjadi faktor utama dalam menjaga keberlanjutan investasi dan daya saing kawasan industri Batam.

“BP Batam hadir untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali di lapangan. Kita ingin menjaga ekosistem industri tetap sehat, dengan pasokan yang terjamin dan harga yang stabil,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi stok BBM di Batam saat ini masih dalam kategori aman dan terkendali. Hal ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran pelaku usaha terhadap potensi kelangkaan energi di tengah tekanan global.
Perwakilan Pertamina dan PLN dalam pertemuan tersebut turut memaparkan kondisi terkini distribusi energi, termasuk strategi mitigasi untuk mengantisipasi gangguan pasokan. Di sisi lain, pelaku usaha menyampaikan berbagai tantangan operasional, khususnya terkait kebutuhan BBM untuk sektor industri dan konstruksi.
BP Batam, lanjut Li Claudia, akan terus memperkuat perannya sebagai penghubung antara pemerintah dan dunia usaha, guna memastikan setiap kebijakan responsif terhadap dinamika global yang cepat berubah.
Dengan sinergi antara pemerintah, BUMN energi, dan pelaku industri, BP Batam optimistis stabilitas harga BBM di Batam dapat tetap terjaga. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga iklim investasi tetap kondusif di tengah ketidakpastian global.

Tulis Komentar