Wawancara Pencegahan Klitih di Yogyakarta: SDG 11 & 16

Pendidikan | 08 Jun 2026 | 10:55 WIB
Wawancara Pencegahan Klitih di Yogyakarta: SDG 11 & 16

Uwrite.id -  

Sekelompok mahasiswa melaksanakan proyek berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) dengan melakukan wawancara bersama pihak kepolisian mengenai pencegahan klitih di wilayah Yogyakarta. Kegiatan tersebut mengusung tema “Wawancara Bersama Pihak Kepolisian tentang Pencegahan Klitih untuk Mewujudkan Lingkungan Aman dan Damai: Implementasi SDG 11 dan SDG 16.”

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya kasus klitih yang meresahkan masyarakat, terutama karena banyak melibatkan remaja dan pelajar. Aksi kekerasan jalanan tersebut dinilai dapat mengganggu keamanan lingkungan serta menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa berinisiatif melakukan edukasi dan menggali informasi langsung dari pihak kepolisian terkait langkah pencegahan yang telah dilakukan.

Wawancara dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026 di Polsek Kota Gede. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berdiskusi langsung dengan aparat kepolisian mengenai kondisi kasus klitih, faktor penyebab remaja terlibat kekerasan jalanan, hingga bentuk kerja sama antara polisi, sekolah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Berdasarkan hasil wawancara, pihak kepolisian menjelaskan bahwa upaya pencegahan klitih terus dilakukan melalui patroli malam, sosialisasi ke sekolah, pembinaan remaja, serta penguatan kerja sama dengan masyarakat. Kepolisian juga menilai bahwa pengawasan orang tua, lingkungan pergaulan yang sehat, dan kegiatan positif bagi remaja menjadi faktor penting untuk mengurangi potensi terjadinya aksi kekerasan jalanan.

Selain melakukan wawancara, mahasiswa juga membuat poster edukasi anti klitih dan video edukasi berdurasi sekitar lima menit. Video tersebut berisi dokumentasi wawancara, penjelasan mengenai bahaya klitih, upaya pencegahan, serta ajakan kepada generasi muda untuk menjaga keamanan lingkungan dan menjauhi tindakan kekerasan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak kepolisian karena dinilai mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa dan masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Selain itu, proyek tersebut juga membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan penelitian lapangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap edukasi mengenai bahaya klitih dapat terus ditingkatkan sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang lebih aman, nyaman, dan sesuai dengan tujuan SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities serta SDG 16 tentang Peace, Justice, and Strong Institutions.

 

Latar Belakang Klitih di Yogyakarta

Wawancara Mahasiswa dengan Pihak Kepolisian

Upaya Pencegahan Klitih oleh Polisi

Peran Mahasiswa dalam Edukasi Anti Klitih

Dukungan terhadap SDG 11 dan SDG 16

Harapan untuk Generasi Muda

 

Faktor Penyebab Remaja Terlibat Klitih

Patroli dan Sosialisasi ke Sekolah

Pentingnya Peran Orang Tua dan Lingkungan

Pembuatan Poster dan Video Edukasi

Respons Positif dari Masyarakat dan Kepolisian

Internal Links

 

Outbound Links (External Link)

 

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar