Wawan : Masuknya Kaesang ke Kancah Politik Bukan Hal yang Mengejutkan

Politik | 23 Sep 2023 | 21:17 WIB
Wawan : Masuknya Kaesang ke Kancah Politik Bukan Hal yang Mengejutkan
Pakar politik sekaligus Dekan Fisipol UGM, Wawan Mas'udi menilai kabar putra Presiden Joko Widodo masuk ke dunia politik bukan lagi kabar yang mengejutkan.

Uwrite.id - Pakar politik sekaligus Dekan Fisipol UGM, Wawan Mas'udi menilai kabar putra Presiden Joko Widodo masuk ke dunia politik bukan lagi kabar yang mengejutkan. "Sebenarnya gak mengejutkan ya, keluarga presiden, keluarga pemimpin politik masuk politik ya hal yang lumrah aja di Indonesia," ujar Wawan.

Memang belum lama terlontar bahwa putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep mengaku tertarik dalam dunia politik. 

Ketertarikan itu disampaikan Kaesang saat makan siang bersama Presiden Joko Widodo dan keluarga di Ono Solo Coffee & Eatery pada awal tahun lalu.

Sikap Kaesang ini ini tentu berubah dari sebelumnya yang cenderung memilih untuk usaha dan tak terlalu mengurus politik. "Terpilih atau tidak terpilih saya tetap jualan pisang dan kopi. Tak ada yang berubah," ujar Kaesang

Kasesang diketahui memiliki sejumlah bisnis. Di antaranya 'Sang Pisang'. Usaha ini telah dirintis sejak 2019 lalu. Belum lama ini Usaha kuliner milik Kaesang Pangarep, Sang Pisang, membawa suasana baru tidak terbatas pada tampilan gerai tapi juga hingga menunya.

Sebagai pendiri Sang Pisang, Kaesang dan GK Hebat, menggandeng chef profesional Desi Trisnawati yang dikenal sebagai jebolan acara pencarian bakat MasterChef Indonesia musim 2 untuk memberi nuansa baru tersebut. Varian menu lebih kreatif.   

Tak hanya itu Kaesang juga memiliki usaha kuliner lain seperti Mangkokku dan Chili Pari. Kaesang juga membuat Aplikasi Medhang hingga usaha kopi. 

Wawan menyebut masuknya Kaesang ke politik adalah preseden. Pasalnya sudah ada banyak keluarga dari politikus masuk ke dunia politik. Mulai dari keluarga Megawati, hingga keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Intinya itu ga' da ada yang mengejutkan, yang membuat saya terkejut, justru ketika keluarga presiden sedang punya peluang tapi tidak berminat, biasa saja sih bagi saya," katanya.

Selain itu, pengamat Wawan Mas'udi menilai jika Kaesang bermodalkan nama Jokowi saja sudah bisa mengangkat namanya.

Pasalnya, jika Jokowi sudah purna tugas menurutnya kapital politiknya akan berbeda dengan ketika menjabat. "Pasti, itu sudah pasti, saya kira momentum juga, kalau tidak sekarang pak Jokowi sudah pensiun kapital politiknya sudah berubah."

"Karena mumpung belum pensiun sekarang maju, apalagi (Kaesang) sedang dekat dengan tokoh politik nasional. Kan semua tokoh politik nasional di pemerintahan kan dekat dengan Jokowi, Kaesang kan kebetulan dekat dengan mereka 'kan proses itu yang dimanfaatkan," katanya. (*)

 

 


 

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar