Upaya Keras Polri di Surakarta Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo dari Udara Patut Diacungi Jempol

Peristiwa | 07 Sep 2026 | 13:52 WIB
Upaya Keras Polri di Surakarta Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo dari Udara Patut Diacungi Jempol
Water bombing oleh helikopter Polri dilaksanakan di TPA Putri Cempo Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, pada hari Ahad, 6 September.

Uwrite.id - Solo - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Kota Surakarta, terus ditangani serius. Polri turun langsung dengan mengerahkan helikopter untuk melakukan water bombing selama tiga hari sebagai upaya memutus sebaran api.

Ahad (06/09), helikopter Polri terlihat melakukan penyemprotan air dari udara di kawasan TPA Putri Cempo. Tindakan ini bertujuan memadamkan titik api aktif dan mencegah kebakaran merembet ke area lain di lokasi pembuangan akhir tersebut.

Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani menyebut operasi udara ini sangat membantu pemadaman di titik-titik yang sulit dijangkau dari darat. Kondisi tumpukan sampah yang dalam membuat bara api mudah muncul kembali.

"Selama tiga hari, Polri sudah melakukan 56 kali water bombing. Rinciannya hari pertama 26 kali, hari kedua 20 kali, dan hari ketiga 10 kali," jelasnya.

Setiap penerbangan helikopter membawa sekitar 500 liter air yang diambil dari Sungai Bengawan Solo. Total air yang sudah dijatuhkan ke TPA Putri Cempo mencapai kurang lebih 28.000 liter dari 56 sorti yang dilakukan.

"Untuk sekali angkut kapasitasnya 500 liter. Sumber airnya langsung dari Sungai Bengawan Solo," ungkap AKP Lingga.

*Kolaborasi Pemadaman Darat dan Udara*  
Selain dukungan dari udara, pemadaman juga dilakukan secara darat oleh tim gabungan Polri, TNI, dan Damkar Soloraya. Petugas menyisir area tumpukan sampah, melakukan penyiraman berulang untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Penentuan titik prioritas dilakukan bersama. Water bombing diarahkan ke lokasi yang tidak bisa dijangkau maksimal oleh mobil pemadam, sementara tim di lapangan fokus pada pendinginan menyeluruh.

Hingga Ahad (06/09), proses pemadaman dan pendinginan masih berjalan. Personel gabungan tetap berjaga di lokasi dan helikopter Polri masih disiagakan untuk mendukung operasi kapan pun dibutuhkan.

Polri menegaskan penanganan akan terus dilakukan hingga seluruh titik api padam dan kawasan TPA Putri Cempo dinyatakan aman. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keselamatan warga dan lingkungan sekitar. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar