Tingkatkan Kerja Sama Jateng-China, Ganjar Siapkan 10 Ribu Tenaga Kerja

Ekonomi | 12 May 2023 | 17:10 WIB
Tingkatkan Kerja Sama Jateng-China, Ganjar Siapkan 10 Ribu Tenaga Kerja

Uwrite.id - Jawa Tengah dan Provinsi Fujian di China merayakan 20 tahun terjalinnya hubungan sister province (provinsi kembar) antar kedua provinsi dengan mengadakan perayaan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang. Peringatan tersebut dihadiri oleh Perwakilan Provinsi Fujian, Zhou Zuyi, selaku Sekretaris Partai Komunis (CPC) Provinsi Fujian dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Dalam acara peringatan tersebut, Jawa Tengah dan Fujian juga menandatangani kesepakatan kerja sama investasi terkait pembangunan provinsi pabrik energi di Kawasan Industri Batang. Pabrik energi tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 200 hektare dengan total kebutuhan tenaga kerja mencapai 10 ribu orang dengan berbagai keahlian dan spesialisasi.

"Kita ingin kembangkan lagi, kita tarik beberapa investor ini sudah masuk kurang lebih 200 hektar lahan yang dibutuhkan di Kawasan Industri Batang, sudah confirm, tadi sudah tanda tangan mereka investasi di sini, konsorsium sudah dibuat," jelas Ganjar, dikutip dari viva.com, Rabu (10/5/2023).

"Kira-kira nanti akan butuh tenaga kerja minimal 10 ribu dan dia sudah punya komitmen semua (pekerja) dari lokal, tugas kita menyiapkan tenaga kerja lokal ini untuk bisa masuk pada posisi itu," lanjutnya.

Ganjar Pranowo juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada calon tenaga kerja agar menjadi lebih unggul dan berkualitas. Pihaknya juga ingin agar tenaga kerja lokal dapat mengisi posisi menengah dan atas di perusahaan asing.

"Apa yang diharapkan dari perusahaan dan bagaimana kondisi anak-anak kita untuk nantinya kita siapkan untuk mengisi pos-pos itu. Tidak hanya kasar, kita harapkan juga pada middle sampai upper untuk menduduki jabatan penting," harapannya.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar