Tenggara Strategics Rilis Hasil Survei, Prabowo-Gibran Unggul di Jabar X

Politik | 06 Feb 2024 | 23:05 WIB
Tenggara Strategics Rilis Hasil Survei, Prabowo-Gibran Unggul di Jabar X
Executive Director Tenggara Strategics, Riyadi Suparno (kiri) didampingi Senior Researcher Galby R. Samhudi (kanan) saat memaparkan hasil survei Pemilu 2024 di Jabar X/Foto: Febriansyah

Uwrite.id - Tenggara Strategics merilis hasil survei elektabilitas partai, calon legislatif DPR RI, dan calon presiden-wakil  presiden RI di daerah pemilihan Jawa Barat X yang meliputi Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Banjar.

Tenggara Strategics merupakan lembaga konsultan dan  penelitian yang dibentuk oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, The Jakarta Post, dan Universitas Prasetiya Mulya.

Survei dilaksanakan pada tanggal 22 sampai 26 Januari terhadap 816 responden dengan metode tatap muka dan margin eror sebesar 3,5% dengan tingkat kepercayaan mencapai 93%.

Executive Director Tenggara Strategics, Riyadi Suparno didampingi Senior Researcher Galby R. Samhudi menyampaikan, Jabar X dijadikan area survei karena menjadi bagian dari provinsi Jawa Barat yang merupakan  provinsi dengan pemilih terbanyak di pemilu 2024 nanti.

"Jabar X miliki daftar pemilih sebanyak 2.34 juta orang, dengan 7 (tujuh) kursi DPR RI yang diperebutkan," jelas Riyadi di Cafe Songkha Ciamis. Senin (5/2/2024).

Hasil survei Tenggara Strategics menunjukkan bahwa pasangan capres-cawapres Prabowo 
Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang diusung oleh koalisi partai politik yang dipimpin  Gerindra, diprediksi menguasai Jabar X dengan perolehan 46%, jauh mengungguli pasangan  Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (29%) dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (9%).

"Dengan masih  banyaknya masyarakat yang belum memberikan jawaban (16%) menjadikan pertarungan  pencarian suara di daerah ini masih sangat terbuka bagi para kontestan calon presiden 2024," terangnya.

Sementara itu, untuk pemilihan legislatif, partai-politik petahana masih mendominasi perolehan  suara pemilu legislatif di daerah Jabar X.

"Namun demikian, PDI-P yang menjadi partai pemenang  pada pemilu 2019 lalu harus puas digeser posisinya oleh Partai Gerindra, sejalan dengan  tingginya elektabilitas Prabowo-Gibran," ungkap Riyadi.

Partai Gerindra, kata Riyadi, diprediksi menjadi partai politik pemenang pemilu legislatif di Jabar X dengan  perolehan 17% yang diikuti oleh PDI-P dengan 13,4%.

PKS yang pada pemilu 2019 lalu menempati kedua harus puas tergeser ke posisi tiga dengan perolehan 12,8%, disusul oleh  Partai Golkar (9%), PAN (7%), PKB (7%), Partai NasDem (4%), dan Partai Demokrat (4%).

"Salah satu faktor pendongkrak suara Partai Gerindra di Jabar X adalah kehadiran calon legislatif  (caleg) pendatang baru Mochammad Iriawan alias Iwan Bule yang menggantikan posisi Ardhya  Pratiwi sebagai caleg nomor satu Partai Gerindra," katanya.

Pada survei yang dilaksanakan oleh Tenggara Strategics, Iwan Bule mendominasi tingkat popularitas (17%) dan elektabilitas (19%) di antara  para caleg DPR RI di Jabar X.

Kehadiran Iwan Bule diprediksi akan melengkapi daftar caleg DPR RI asal Jabar X yang  kemungkinan besar akan kembali dikuasai oleh anggota legislatif petahana seperti Surahman  Hidayat (PKS), M. Nurdin (PDI-P), Agun Gunanjar (Partai Golkar), dengan elektabilitas di kisaran 11%-12%, diikuti Didi Irawadi (Partai Demokrat), dengan elektabilitas 5%.

"Dari empat kabupaten/kota yang ada di dapil Jabar X, Iwan Bule mendominasi di Kabupaten  Ciamis dan Kuningan, dua kabupaten terbesar dengan 80% jumlah pemilih dari seluruh jumlah  pemilih di Jabar X," ungkapnya.

Di Ciamis, Iwan Bule kelihatan sangat dominan dengan elektabilitas 19%, diikuti oleh Surahman  dengan 13%, M. Nurdin 11%, Agun Gunajar 9%, dan Didi Irawadi 6%.

"Di kota asalnya Kuningan, Iwan Bule juga mendominasi dengan elektabilitas 18% diikuti oleh Surahman 12%, M. Nurdin 8%, Agun Gunajar 6%, dan Didi Irawadi 3%," tambahnya.

Meskipun demikian, Riyadi menjelaskan bahwa masyarakat Jabar X juga masih banyak yang belum menentukan pilihan caleg mana yang akan  mereka pilih 14 Februari nanti (22%) sehingga pertarungan perebutan suara masih akan terus berlangsung.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar