Talk Show Optimalisasi Pendidikan Karakter HUT PGRI 78 dan HGN Ciamis

Pendidikan | 30 Nov 2023 | 10:41 WIB
Talk Show Optimalisasi Pendidikan Karakter HUT PGRI 78 dan HGN Ciamis
Talk Show Optimalisasi Pendidikan Karakter Bagi Warga Pendidikan pada HUT PGRI 78 dan HGN Ciamis. Foto/Tangkapan layar You Tube Disdik Ciamis

Uwrite.id - Ribuan guru se Kabupaten Ciamis mengikuti Talk Show pada malam resepsi HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional di gedung KH. Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis pada Rabu 29 November 2023.

Talk Show dengan tajuk Optimalisasi Pendidikan Karakter Bagi Warga Pendidikan merupakan salah satu rangkaian kegiatan malam resepsi HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional 2023 tingkat Kabupaten Ciamis.

Beberapa isu di dunia pendidikan dibahas pada Talk Show yang dimoderatori oleh Wakil Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Edi Rusyana.

Empat orang narasumber dihadirkan sebagai pemateri, di antaranya, dua mantan Ketua PGRI Ciamis, Dr. H. Wawan S Arifien, dan Dr. H. Tatang yang sekarang menjabat sebagai Sekda Kabupaten Ciamis.

Kemudian, Akademisi Fakultas Hukum Unigal sekaligus LBH PGRI Kabupaten Ciamis Hendra Sukarman, MH , serta Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Ciamis, Andi Ali Fikri.

Membuka Talk Show, Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Ciamis, Andi Ali Fikri menyampaikan terkait langkah-langkah preventif KPA dalam memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja.

Andi mengatakan, salah satu upaya preventif KPA yaitu dengan membentuk duta KPA tingkat SMP se Kabupaten Ciamis yang telah dikukuhkan pada Senin, 27 November 2023 lalu.

Sebanyak 81 siswa dari 81 SMP se Kabupaten Ciamis didaulat sebagai duta KPA tingkat SMP.

"Duta KPA diharapkan dapat menjalankan tugas pencegahan HIV/AIDS di kalangan remaja atau Gen Z. Minimal untuk dirinya sendiri, teman sekelas, teman sekolah, dan keluarga," ujarnya.

"Tugas KPA lebih ke pencegahan, preventif, promotif bukan kuratif atau pengobatan. Untuk langkah kuratif ranahnya ada di Dinas Kesehatan," tambahnya.

Lebih lanjut, mantan Ketua PGRI Ciamis, Dr. H. Wawan S Arifien, menyoroti orientasi guru dalam pengajaran, mengingatkan bahwa guru harus memiliki orientasi pada Human Capital.

Ia mengingatkan, pentingnya tidak hanya memikirkan kesejahteraan guru, tetapi juga kesejahteraan siswa di masa mendatang menjadi poin menarik dalam Talk Show.

Wawan mengatakan pendidikan tidak menghasilkan sesuatu yang langsung terasa saat ini, tetapi merupakan pembangunan karakter dan kualitas manusia untuk masa depan.

"Human Capital orientasinya pada nilai yang akan diciptakan untuk masa depan siswa, bukan hanya pencapaian saat ini," jelasnya.

Lebih jauh, Sekda Ciamis, H. Tatang sebagai pemateri selanjutnya, menyampaikan terkait optimalisasi pendidikan karakter tidak boleh hanya berhenti pada retorika dan wacana.

Menurutnya, implementasi nyata harus diperkuat, di mana guru diharapkan menjadi contoh bagi anak didik. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga harus bisa menjadi contoh baik bagi anak didiknya.

"Guru harus paham apa yang diperbuat, karena akan ditiru oleh siswa. Guru digugu dan ditiru," ungkapnya.

H. Tatang juga mengatakan pentingnya kondisi lingkungan peserta didik. Menurutnya faktor lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakter siswa.

"Kondisi lingkungan sangat berpengaruh pada pendidikan karakter," ucapnya.

Terkait permasalah hukum yang menimpa para guru di Kabupaten Ciamis Akademisi Fakultas Hukum Unigal sekaligus LBH PGRI Kabupaten Ciamis Hendra Sukarman, menyampaikan, meskipun jumlahnya relatif sedikit, PGRI Kabupaten Ciamis bersama-sama telah mengatasi permasalahan hukum baik perdata maupun pidana.

Selain dua faktor tersebut, menurut Hendra Sukarman faktor lain yang patut menjadi sorotan adalah guru yang terlibat dalam masalah hutang yang tidak rasional.

"Banyak guru yang tidak mempertimbangkan pemasukan dan pengeluaran saat akan mengajukan pinjaman, baik itu ke bank atau lembaga keuangan lainnya. Faktor hutang ini bisa mempengaruhi fokus para guru dalam mengajar," ujarnya.

Talk Show ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam, tetapi juga menjadi forum interaktif bagi ribuan guru di Kabupaten Ciamis untuk saling bertukar pikiran dan menyatukan langkah dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar