Sufmi Dasco: Video Prabowo yang Beredar Sudah Dipotong-potong, Masyarakat Kini Telah Cerdas

Politik | 18 Dec 2023 | 00:52 WIB
Sufmi Dasco: Video Prabowo yang Beredar Sudah Dipotong-potong, Masyarakat Kini Telah Cerdas
Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Sufmi Dasco Ahmad.

Uwrite.id - Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad baru-baru ini angkat bicara mengenai viralnya video calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto perihal "Ndasmu Etik".

Menurut Dasco, masyarakat Indonesia kini telah cerdas dan tidak terpengaruh dengan video yang sudah dipotong-potong untuk tujuan menyudutkan Prabowo di tahun politik ini.

"Saya pikir, masyarakat kita kini telah cerdas, ya, untuk tidak terpengaruh mengenai apa yang diutarakan oleh Pak Prabowo pada video yang dipotong-potong tersebut. Yang tentunya, menjadi multitafsir," tukas Dasco di hadapan jurnalis, Ahad (17/12).

Dasco menyebutkan, statement Prabowo pada video viral tersebut disampaikan di perhelatan internal partai, yaitu Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Gerindra, JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Jum'at (15/12).

Menurut Dasco, amat tidak elok mendistribusikan statement Prabowo secara tidak utuh dengan sasaran guna menyudutkan Pak Prabowo.

Oleh sebab event itu bersifat tertutup dan internal, ujar Dasco, maka Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra biasanya menjadikan acara itu layaknya seperti acara keluarga.

"Karena hal tersebut disampaikan dalam acara internal partai, yang mana, kalau dalam acara internal partai yang tertutup dan Pak Prabowo biasa menjadikannya seperti acara keluarga, jadi suasananya sangat cair dan kekeluargaan," tegas Dasco.

"Untuk itu, tidak elok apabila statement Pak Prabowo yang tidak utuh tersebut disebar-luaskan secara masif dengan narasi yang menyudutkan. Kita semua tentu berharap pesta demokrasi ini berjalan dengan baik, damai dan sejuk. Karena persatuan bangsa adalah yang utama," ungkap Sufmi Dasco lagi.

Lebih lanjut, Dasco berharap semua pihak di antaranya tim pemenangan masing-masing pasangan capres-cawapres untuk berkontribusi demi pemilu yang baik, damai dan sejuk.

Prabowo sendiri telah mengeluarkan klarifikasi atas statement tersebut di tengah acara di Blitar, Jatim,, Ahad (17/12). Ujar Prabowo, starement tersebut disampaikan di momen internal atau acara keluarga Partai Gerindra.

"Itu ‘kan di dalam keluarga, ya ’kan. Namun, biasa, orang Indonesia cari-cari. Mau dibesar-besarkan. Orang Banyumas 'kan biasa bicara-bicara seperti itu," kata Prabowo.

Karena itu, Prabowo berharap, kata-kata itu tidak dibesar-besarkan. “Tidak perlu dibesar-besarkan,” pungkasnya. (*)

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar