Songsong Ijtima' Jawa, Pondok Pesantren Krincing, Secang, Magelang Perkeras Jalan Akses Masuk

Religi | 18 May 2024 | 03:50 WIB
Songsong Ijtima' Jawa, Pondok Pesantren Krincing, Secang, Magelang Perkeras Jalan Akses Masuk
Metode dakwah Jamaah Tabligh menekankan pentingnya mengikuti cara-cara yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.

Uwrite.id - Magelang, sebuah wilayah yang tenang dan penuh sejarah, akan menjadi tuan rumah bagi sebuah acara besar yang dinantikan oleh komunitas Karkun Jamaah Tabligh khususnya yang maqami di Jawa.

Ijtima' Jawa, merupakan sebuah pertemuan akbar yang bertujuan untuk memperdalam makna hidup melalui dakwah, akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Krincing, Secang, Magelang pada pertengahan tahun 2024.

Ijtima': Mengikuti Sunnah Nabi

Ijtima' adalah sebuah pertemuan khas Jamaah Tabligh yang berpusat pada prinsip mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW. 

Kegiatan ini menyoroti pentingnya menyadari kewajiban khuruj (keluar di jalan Allah) sebagai bentuk ibadah dan pengabdian. 

Dalam dakwah Jamaah Tabligh, pertemuan-pertemuan seperti ini adalah momen penting untuk menguatkan semangat dan kesadaran dalam menjalankan perintah Allah.

Pondok Pesantren Krincing: Lokasi Strategis Ijtima' Jawa, Jantung Pulau Jawa

Tahun ini, Pondok Pesantren Krincing di Secang, Magelang, telah resmi ditunjuk sebagai lokasi perhelatan Ijtima' bagi komunitas Jamaah Tabligh. 

Dipilihnya tempat ini bukan tanpa alasan. Kondisi lingkungan yang asri dan kondusif serta fasilitas yang terus diperbaiki merupakan beberapa faktor pendukung. 

Dalam rangka menyambut ribuan peserta dari halakah seluruh Jawa, Pondok Pesantren Krincing kini tengah berbenah, termasuk memperkeras jalan akses masuk ke pesantren. Ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas dan kenyamanan para peserta selama acara berlangsung.

Enam Sifat Sahabat: Fondasi Gerakan Jamaah Tabligh

Gerakan Jamaah Tabligh dikenal dengan adanya beberapa termin dakwah, yakni 3 hari, 40 hari, 3 bulan, dan 3 bulan jalan kaki. 

Ini adalah periode waktu yang didedikasikan oleh karkun untuk mendakwahkan ajaran Islam sesuai dengan metode Nabi Muhammad SAW. 

Dalam setiap rukun, para karkun diajarkan untuk tidak hanya berdakwah kepada orang lain, tetapi juga untuk memperbaiki diri mereka sendiri melalui shalat berjamaah, zikir, dan pengajaran ilmu agama. 

Selain itu framework 6 Sifat Sahabat sangat kental mewarnai jiwa para karkun dalam kesehariannya. 

Adapun isi dari enam sifat sahabat tersebut adalah Sifat yang pertama yakin terhadap kalimat thayyibah, Sifat Kedua shalatul khusyu' wal khudhu', Sifat Ketiga Al-ilmu ma'adz-dzikir, Sifat Keempat Ikramul Muslimin, Sifat Kelima Tash-hihun niyyah, Sifat Keenam ad-da'wah wa tabligh.

Dakwah ala Nabi: Metode Khusus Jamaah Tabligh

Metode dakwah Jamaah Tabligh menekankan pentingnya mengikuti cara-cara yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. 

Salah satu praktik yang sangat ditekankan adalah melaksanakan shalat berjamaah lima waktu di masjid, mengunjungi rumah-rumah untuk menyampaikan pesan agama, dan mendekatkan diri kepada Allah melalui berbagai ibadah sunnah. 

Semua ini dilakukan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab untuk menyebarkan perintah-perintah Allah kepada umat manusia.

Harapan dari Ijtima' Jawa

Pertemuan Ijtima' kali ini diharapkan dapat menjadi asbab hidayah bagi tegaknya dakwah agama Allah di tanah air. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan juga akan terbentuk ukhuwah Islamiyah yang semakin kuat di antara para peserta. 

Jamaah Tabligh dari seluruh halakah se-Jawa akan berkumpul, berkhidmat, dan saling mengingatkan tentang pentingnya menjalankan ajaran Islam dengan penuh keikhlasan dan ketulusan.

Dengan segala persiapan yang tengah dilakukan oleh Pondok Pesantren Krincing, semoga Ijtima' Jawa 2024 ini berjalan lancar dan sukses, serta memberikan manfaat yang besar bagi jamaah dan umat Islam secara keseluruhan. (*)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar