Siti Zuhro: Koalisi Jelang Last Minutes, Cuma Soal Dapat Apa

Politik | 24 Aug 2023 | 17:17 WIB
Siti Zuhro: Koalisi Jelang Last Minutes, Cuma Soal Dapat Apa
Prof DR R $iti Zuhro, MA peneliti BRIN mengungkapkan adanya kecenderungan publik disuguhkan pola koalisi politik yang hanya berdasarkan deal-dealan ketua umumnya saja dan cuma berdasarkan pertimbangan partai dapat apa, semata

Uwrite.id - Mendekati Pilpres 2024, publik disuguhkan fenomena koalisi partai politik yang cair. Hal ini diungkap Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof DR R Siti Zuhro, MA.

"Kecenderungan parpol ketika melakukan koalisi bukan didasarkan atas kesamaan program, platform dan visi target 5 tahun. Tapi lebih kepada cocok-cocokan chemistry antara ketua umum, atau kesepakatan soal siapa mendapat apa," ulas Siti.

“Partai-partai ketika melakukan koalisi bukan didasarkan atas kesamaan platform, program dan sebagainya, dan apa yang ditargetkan nanti untuk mengeksekusi program 5 tahun ke depan. Lah ini tidak, cuma kecocokan chemistry antara ketua umum, lalu siapa dapat apa, deal,” ungkapnya.

“Sehingga tiba pemilu, tiba akal. Jadi tidak terformat tidak terukur. Itu masalahnya,” ujar Siti Zuhro sebagaimana dilansir Tribun Network, hari ini, 24 Agustus 2023.

Beberapa parpol yang sebelumnya telah berkoalisi dengan mengusung paslon tertentu, justru merapat ke koalisi lain. Beberapa parpol secara individu juga banting stir terkait dukungan calon presidennya.

Fenomena pemadatan koalisi ini terjadi di penghujung waktu atau last minutes pendaftaran calon presiden dan wakil presiden di KPU RI.

Menanggapi fenomena ini, Siti menilai bahwa hal tersebut merupakan cermin dari partai politik yang tidak melembaga.

Kata dia, partai yang tak mampu menjalankan pelembagaan, maka ujungnya terekspresikan ketika mereka berkoalisi, misalnya berpindah-pindah atau justru berada di dalam koalisi yang goyang.

“Itu menunjukkan bahwa partai politiknya tidak melembaga. Ketika partai tidak mampu institusionalisasi pelembagaan tadi, maka akan terekspresikan ketika melakukan koalisi, maka koalisinya juga akan goyang,” tambah Siti Zuhro lagi.

Sehingga, menurut Siti Zuhro, tak ada jaminan dari sikap parpol yang tak melembaga untuk bisa langgeng. Sekalipun koalisi itu sudah terbangun selama satu tahun. (*)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar