Siswi SMP Syarifah Diintimidasi Ibu Lin Kepala UPTD PPA Pemprov Jambi saat Dampingi Proses Mediasi

Hukum | 07 Jun 2023 | 13:11 WIB
Siswi SMP Syarifah Diintimidasi Ibu Lin Kepala UPTD PPA Pemprov Jambi saat Dampingi Proses Mediasi
Kepala UPTD PPA Provinsi Jambi, Asi Noprini.

Uwrite.id - Muncul babak baru dalam kasus siswi SMPN 1 Jambi yang dilaporkan ke Polda Jambi oleh Kabag Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Muhammad Gempa Awaljon Putra. Informasi ini tersebar melalui akun Twitter @PartaiSocmed pada hari Rabu, 7 Juni 2023.

Akun @PartaiSocmed melaporkan peristiwa tersebut sambil menandai akun pribadi milik Menkopolhukam, Mahfud MD. Mereka menanyakan alasan mengapa Ibu Lin alias Asi Noprini dari PPA Pemprov Jambi yang saat itu ditugaskan mendampingi Syarifah Fadiyah Alkaff justru mengintimidasi dengan memberi ancaman jika Fadiyah tidak mau tanda tangan surat perdamaian akan dipersulit urusan surat menyurat dan sekolahnya.

"Izin lapor Pak @mohmahfudmd, mengapa Ibu Lin dari PPA Pemprov Jambi yang kemarin mendampingi Adik Syarifah Fadiyah Alkaff malah ikut-ikutan menakut-nakuti dengan mengatakan jika Fadiyah tidak mau tanda tangan surat perdamaian akan dipersulit urusan surat menyurat dan sekolahnya?," tulis @PartaiSocmed.

Melihat cuitan @partaisocmed, nitizen pun bergerak mencari akun pribadi milik Ibu Lin alias Asi Noprini di media sosial IG atas nama (iinasinoprini), namun beberapa saat kemudian akun pribadi milik Ibu Lin pun dikunci atau di private.

Sampai berita ini diturunkan, Uwrite.id belum mendapat informasi resmi dari pihak Menkopolkam, Mahfud Md maupun dari pihak PPA Pemprov Jambi terkait intimidasi yang dilakukan Ibu Lin alias Asi Noprini terhadap anak SMP, Syarifah saat mendampingi proses mediasi dengan Pemkot Jambi.

Sebelumnya, Menkopolkam, Mahfud MD berjanji akan membantu dan mendampingi Syarifah Fadiyah Alkaff, seorang siswi SMP Negeri 1 Kota Jambi yang dilaporkan Pemerintah Kota Jambi melalui Undang-Undang ITE ke Kepolisian Daerah Jambi.

Dalam video yang diunggahnya, Syarifah menyebutkan bahwa dirinya dilaporkan oleh Pemerintah Kota Jambi. Tanggapan yang cepat dari nitizen membuat mereka menandai akun pribadi milik Mahfud MD.

Melalui akun Twitternya, Menkopolkam, Mahfud Md mengatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk memberikan pendampingan kepada Syarifah.

"Terimakasih atas infonya. Polhukam akan berkoordinasi dengan Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak untuk bisa ke Jambi, membantu mendampingi anak ini. Dampingi, lindungi, dan jernihkan masalahnya, perlakukan anak-anak sesuai dengan hukum yang berlaku bagi anak-anak," ujar Mahfud dalam cuitan akun Twitternya @mohmahfudmd, dikutip, Senin, 5 Juni 2023.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar