Semua Bacapres Punya Peluang Menang, Termasuk Anies

Politik | 14 Aug 2023 | 14:33 WIB
Semua Bacapres Punya Peluang Menang, Termasuk Anies
Ketiga bacapres yang diproyeksikan akan bertarung di 2024, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. (Koleksi Redaksi)

Uwrite.id - Semua bacapres mempunyai peluang menang pada Pemilu 2024. Anies Baswedan, yang mengalami tren penurunan elektabilitas, juga punya peluang yang sama dengan Prabowo Subianto, atau Ganjar Pranowo, dua kandidat yang saling bersaing.

Peneliti BRIN, Lili Romli beranggapan elektabilitas ketiga capres belum signifikan untuk memperlihatkan siapa yang paling kuat. Hal ini disebabkan karena publik masih dapat mengubah pilihannya.

"Terkait dengan peta elektabilitas capres masih saling bersaing, setiap capres masih mempunyai peluang untuk menang," ujar Lili, di Jakarta, Senin (14/08/2023).

Menurut Lili, 3 koalisi yang sudah terbentuk bersama dengan kandidat capres yang diusung masih bisa berubah. Kepastian baru bisa didapat saat ketiga parpol-parpol menggelar deklarasi resmi satu paket capres-cawapres yang lalu didaftarkan ke KPU.

Prabowo saat ini menjadi capres terkuat karena didukung Gerindra, Partai Golkar, PKB dan PAN. Ganjar masih didukung 4 partai, yaitu PDIP, Hanura, Perindo serta PPP. Sedangkan Anies, tetap didukung Demokrat, PKS dan NasDem.

Dirinya menilai, konstelasi masih mungkin mengalami perubahan lantaran para bacapres belum mengumumkan bacawapresnya. Pergerakan Golkar dan PAN yang menyokong Prabowo, mengindikasikan parpol-parpol masih berusaha membangun kekuatan terlebih dulu, sebelum nantinya mendorong deklarasi capres-cawapres.

"Bisa jadi ketika mereka ada pasangan (wakil)-nya, maka peta elektabilitas dapat berubah," ungkap Lili.

Perubahan juga masih memungkinkan terjadi saat masa kampanye dimulai. Potensi kemenangan capres-cawapres, baik dua atau tiga paslon yang bertarung, baru dapat dibaca ketika memasuki tahapan kampanye.

"Saat ada kampanye, bisa menjadi preferensi khalayak masyarakat untuk menentukan pilihannya," ulasnya. (*)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar