Sebut Siswi SMP Kritik Pemkot Jambi Memfitnah, Mahfud MD Dinilai Percaya Keterangan Sepihak

Hukum | 07 Jun 2023 | 14:46 WIB
Sebut Siswi SMP Kritik Pemkot Jambi Memfitnah, Mahfud MD Dinilai Percaya Keterangan Sepihak
Menkopulhukam Mahfud MD (kiri) dan SFA (Kolase/Sripoku.com)

Uwrite.id - JAKARTA - Kendati sudah berdamai, namun sepertinya persoalan antara siswi SMP di Jambi dengan pemerintah kota setempat belum usai.

Sebelumnya,, pelajar berinisial SFA itu membela hak neneknya karena merasa dizalimi oleh pengusaha Cina bekerjasama dengan Pemkot Jambi.

Kini, siswi SMP Negeri 1 Jambi tersebut disebut memfitnah Pemkot Jambi sehingga menyebabkannya meminta maaf.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopulhukam) Mahfud MD.

"Anak yang dilaporkan memang bersalah. Dia sudah minta maaf, karena emosi memfitnah kantor polisi," ujar Mahfud MD di Gedung Kementerian Keuangan, Selasa (6/6/2023), dilansir CNNIndonesia.com.

Namun pernyataan Mahfud yang menyebut siswi SMP berinisial SFA memfitnah dinilai warganet sepihak.

Hal itu seperti diungkapkan akun Twitter Partai Socmed.  

"Bahkan Pak @mohmahfudmd pun mempercayai keterangan sepihak mereka 😞" sesalnya, mengomentari link berita yang dikirim warganet lainnya.

“Meskipun Pak @mohmahfudmd menyampaikan pernyataan seperti ini tapi kami TETAP MENDUKUNG Adik Syarifah Fadiyah Alkaff karena kami anggap pernyataan beliau hanya berdasarkan laporan sepihak. Tapi kami tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan netizen. Bagaimana?” lanjutnya.

Cuitan @PartaiSocmed tersebut dibanjiri komentar dari warganet lainnya yang menyatakan dukungan,

“Duh,,,kemarin dah respek dengan respon cepatnya pak Mahfud, tapi kalau kenyataannya justru lebih percaya mereka jadi miris aja sama pak Mahfud,” cuit.@AbasBalapradana.

"Aneh sekali. Harusnya PPA itu melakukan pendampingan yang membuat tenang dan kondusif. Ini PPA Provinsi Jambi kok justru ikut-ikutan mengintimidasi,"" geram @spawnist.

“Beneran aneh, sampai saat  ini. belum ada tokoh besar yang bersuara tentang kasus ini. bener-bener seperti david vs goliath. apakah SFA harus orang kaya dulu, baru yang lain buka suara ?” sergah @VoidEater4.

“Dukung 1000% adik Syarifah..dia gada tujuan apa2 pure membela martabat sang nenek dr ketidak adilan...hajar gasss lumaat saja Tum para pejabat2 keblinger,” kata @arthur_afleck.

"Hanya netizen harapan dukungan perjuangan anak SMP pendekar tangguh itu," tulis @JayaManula.

"pak @mohmahfudmd nerima laporan udah selesai laporannya pun hanya sepihak saja apa mereka pembela yang dikirim atau kita sebut saja pengaudit menanyakan dari pihak SFA tentang apa yang terjadi ? apa peng audit memberi penyelesaian tentang masalah yang dihadapi SFA ?" tukas @KipasMunyer.

"Lanjutkan threadnya aja min. Biar publik tau yg sesungguhnya," imbau @erwinquu.

"bukti fitnah nya jg ga dipublish, parah," cuit @pilihlahir.

Menurut Mahfud, anak tersebut sudah muncul di televisi nasional untuk meminta maaf. Dia mengaku akan menyelesaikan urusan tersebut.

"Tentu nanti akan kita selesaikan. Tidak kemudian kasusnya hilang, kita tangani. Oleh sebab itu saya kirim tim ke sana," tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hal-hal yang viral di media sosial menyangkut pemerintah atau menyalahkan aparat keamanan negara tidak selalu benar.

"Tidak semua yang viral yang menyalahkan pemerintah dan Polri semuanya benar," kata dia.. (*)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar