Said Iqbal: Partai Buruh Tidak Dukung Prabowo Sebagai Capres Lantaran Dukung UU Cipta Kerja

Politik | 03 May 2023 | 18:28 WIB
Said Iqbal: Partai Buruh Tidak Dukung Prabowo Sebagai Capres Lantaran Dukung UU Cipta Kerja
Ketua KSPI dan Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Uwrite.id - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengumumkan empat nama calon presiden atau capres yang akan didukung oleh partainya pada Senin, 1 Mei 2023. Dalam konferensi pers di Istora Senayan Jakarta, Said menyebut empat nama dari hasil rapat kerja nasional (rakernas) Partai Buruh, yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Said Iqbal, dan Najwa Shihab.

"Empat nama ini adalah hasil rakernas (rapat kerja nasional) Partai Buruh," kata Said Iqbal, dikutip dari tempo.com.

Meskipun telah dipilih, empat capres tersebut masih akan didiskusikan lebih lanjut melalui dua tahap selanjutnya, yakni konvensi dan rapat presidium. Konvensi Partai Buruh dijadwalkan pada Juni 2023, di mana Partai Buruh akan mengundang para ahli untuk menilai kualitas dan kelayakan empat nama capres tersebut.

Dalam konvensi tersebut, akan ada panel diskusi bersama guru besar yang berasal dari 10 kampus ternama dari berbagai disiplin ilmu. Partai Buruh juga akan menyebarkan kuesioner kepada 100 ribu sampai 1 juta anggotanya melalui WhatsApp untuk mengetahui siapa yang menjadi capres favorit.

Tahapan terakhir adalah rapat presidium yang akan dilakukan sekitar bulan Juli atau Agustus, yang akan dilakukan bersama 11 organisasi pendiri Partai Buruh.

Partai Buruh Tidak Akan Berkoalisi Dengan Partai Pro UU Cipta Kerja

Said Iqbal menegaskan bahwa Partai Buruh tidak akan berkoalisi dengan partai politik yang ikut mengesahkan Undang-undang (UU) Cipta Kerja.

Menurut Said Iqbal, Ganjar Pranowo adalah capres yang paling banyak dipilih anggota Partai Buruh, namun partai tersebut masih akan melakukan tahapan-tahapan penyeleksian sebelum memutuskan siapa capres yang akan mereka didukung.

"Di Partai Buruh itu seleksinya ketat. Tidak ada dinasti atau politik uang. Di rakernas memang mayoritas memilih Ganjar Pranowo, tetapi ini belum masuk konvensi," kata Said Iqbal.

Said Iqbal juga membeberkan alasan mengapa Partai Buruh tidak lagi mendukung Prabowo Subianto sebagai capres dalam Pemilu 2024 nanti.

Dalam konferensi pers, Said Iqbal mengungkapkan bahwa partainya telah memutuskan untuk tidak mengundang Prabowo dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta di Istora Senayan Jakarta karena Partai Buruh menolak dan menuntut pemerintah untuk mencabut Omnibus Law Cipta Kerja itu, sementara Prabowo menyetujuinya.

"Untuk Pak Prabowo, kami memang sudah memutuskan untuk tidak mengundang dan tidak terpilih dalam rakernas Partai Buruh," ujar Said Iqbal, dikutip dari tempo.com, Senin, 1 Mei 2023.

Said juga menegaskan bahwa partainya tidak akan berkoalisi dengan partai politik atau parpol yang mendukung UU Cipta Kerja. Namun, Said mengaku masih akan melakukan konfirmasi secara langsung dengan Prabowo Subianto terkait hal ini.

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar