SABUTARA In Action: Mengatasi Abrasi di Pangandaran

Uwrite.id - Pangandaran, 24 Juni 2026 – SABUTARA (Serabut Nusantara) sukses melaksanakan rangkaian kegiatan SABUTARA In Action pada 21–23 Juni 2026 di Pantai Batukaras, Kabupaten Pangandaran. Program ini hadir sebagai upaya mengatasi abrasi pesisir melalui pendekatan Nature-based Solution (NbS) sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pemanfaatan serabut kelapa.
SABUTARA merupakan salah satu proyek terpilih dalam program Youth in Action 2026 yang diselenggarakan oleh PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining). Program ini dikembangkan oleh tim mahasiswa Telkom University, proyek ini memadukan dua misi sekaligus: menjaga kelestarian lingkungan dan menumbuhkan ekonomi hijau di tengah ancaman abrasi yang terus mendera Batukaras. Hal ini sejalan dengan sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs) di antaranya: SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDGs 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Selain menstabilkan garis pantai, proyek ini juga melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dan pelaku UMKM lokal untuk membangun ekonomi hijau di kawasan pesisir.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diawali dengan sesi edukasi bersama Umi Laelatussofiah, S.T. selaku perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangandaran. Ia membawakan materi bertajuk “Penelaahan Teknis Kebijakan pada Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup” yang disampaikan kepada masyarakat sekitar.
Sesi edukasi itu kemudian berlanjut ke aksi nyata di lapangan, meliputi peresmian UMKM SABUTARA, serah terima coir log kepada warga Dusun Sanghiangkalang, serta penanaman 300 bibit mangrove bersama komunitas Duck Dive.
UMKM SABUTARA hadir sebagai wadah pengolahan limbah serabut kelapa menjadi produk bernilai jual, sekaligus membuka lapangan kerja padat karya bagi nelayan dan pemuda Batukaras. Sementara itu, coir log yang dipasang dan mangrove yang ditanam diharapkan mampu menekan dampak abrasi serta mempercepat pemulihan ekosistem pesisir dalam jangka panjang.
Sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, SABUTARA mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Melalui kolaborasi antara generasi muda, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, SABUTARA menjadi bukti bahwa inovasi berbasis sumber daya lokal mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tulis Komentar