Rico: Pemberangkatan Jenazah Prajurit dari Lebanon Bisa Jumat Hari Ini atau Besok

Peristiwa | 03 Apr 2026 | 08:13 WIB
Rico: Pemberangkatan Jenazah Prajurit dari Lebanon Bisa Jumat Hari Ini atau Besok
Upacara pelepasan dan penghormatan jenazah ketiga personil UNIFIL asal RI di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon.

Uwrite.id - Jakarta - Jenazah 3 prajurit TNI yang gugur dalam tugas menjaga perdamaian dunia di Lebanon Selatan bakal diterbangkan ke Indonesia pekan ini. Berdasarkan informasi dari Kementerian Pertahanan (Kemhan), ketiga jenazah tersebut diterbangkan dari Beirut ke Jakarta lalu disemayamkan di Lanud Halim PK kemudian diberangkatkan ke daerahnya untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan di wilayah asal masing-masing.

Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Sirait menyampaikan hal itu saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta pada Kamis (04/02). Dia menyatakan bahwa ketiga jenazah sudah diurus oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk dipulangkan ke tanah air.

”Pada sore hari ini, tanggal 2 April 2026, saya mengupdate perkembangan tentang jenazah dari pada prajurit TNI yang sudah gugur (saat menjalankan tugas) di UNIFIL. Saat ini (jenazah para prajurit) sudah berada di Rumah Sakit yang berada di Lebanon dan sedang pemulasaraan jenazah,” terang Rico.

Dia menambahkan, jenazah ketiga prajurit TNI itu akan diberangkatkan dari Lebanon Jumat (03/04) atau Sabtu (04/04). Kepastian pengiriman ketiga jenazah tersebut dari Lebanon ke Jakarta bergantung pada jadwal penerbangan. Mengingat saat ini tidak banyak penerbangan dari Timur Tengah.

”Pemberangkatan kemungkinan kalau nggak hari Jumat akan dilaksanakan hari Sabtu karena minimnya penerbangan yang sedang ada saat ini di daerah konflik di (wilayah negara) Teluk. Sehingga update berikutnya akan kami sampaikan setelah ada kepastian kepulangan dari jenazah tiga prajurit TNI yang telah gugur,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Senin (30/03), Mabes TNI telah merilis data-data prajurit TNI yang terdampak konflik tersebut. Yakni Praka Farizal Rhomadhon yang dinyatakan gugur serta Praka Rico Pramudia yang dilaporkan menderita luka berat. Selain itu ada Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.

”Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.

Selasa (31/03), Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah memastikan bahwa jumlah prajurit TNI yang meninggal dunia di tengah misi menjaga perdamaian dunia bertambah menjadi 3 orang. Selain Praka Farizal, Kapten Infanteri Zulmi dan Sertu Ichwan juga dinyatakan gugur.

Selain itu, Kemhan mengungkapkan bahwa 2 prajurit lainnya mengalami luka berat. Para prajurit yang mengalami luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan di Beirut. Dia menyatakan bahwa insiden terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah tersebut, dan hingga saat ini penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar