Revolusi Internet Murah di Wonogiri: Kecepatan 200 Mbps, Unlimited, Cuma Rp100 Ribu Sebulan!

Internet | 13 Jul 2026 | 12:11 WIB
Revolusi Internet Murah di Wonogiri: Kecepatan 200 Mbps, Unlimited, Cuma Rp100 Ribu Sebulan!
(Kiri-Kanan) Presdir Surge Yune Marketatmo menyerahkan plakat kepada Kepsek SMPN 15 Denpasar, disaksikan Wamen Perumahan Fahri Hamzah, Gubernur Bali Wayan Koster, serta shareholder Surge Fadel Muhammad dan Arwin Rasyid. (ANTA

Uwrite.id - Kesenjangan akses digital antara kawasan metropolitan dan wilayah rural atau pedesaan di Indonesia perlahan mulai terkikis melalui penetrasi infrastruktur telekomunikasi mutakhir secara masif. Salah satu langkah konkret ditunjukkan di wilayah selatan Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, tepatnya yang mencakup wilayah administrasi Kecamatan Pracimantoro, Giritontro, hingga Paranggupito. Masyarakat di kawasan penopang tersebut kini resmi memperoleh akses jaringan pita lebar (broadband) melalui peluncuran program strategis bertajuk "Internet Rakyat".

​Program berskala regional ini merupakan buah dari kemitraan strategis antara penyedia layanan lokal Starlite bersama emiten infrastruktur digital nasional PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge). Terobosan ini hadir sebagai antitesis terhadap dinamika keluhan klasik masyarakat pedesaan terkait tingginya pos pengeluaran kuota data, keterbatasan jangkauan sinyal cellular, serta performa jaringan internet yang kerap mengalami penurunan kecepatan drastis (lemot). Melalui penyediaan akses langsung ke dalam rumah tangga, program ini menjanjikan kestabilan koneksi yang setara dengan kualitas perkotaan.

​Secara teknis, komitmen pemenuhan kebutuhan teknologi informasi ini diwujudkan dengan menawarkan kapasitas kecepatan transfer data mencapai hingga 200 Megabit per second (Mbps). Berbeda dari mayoritas skema komersial konvensional yang kerap menerapkan batasan penggunaan wajar atau Fair Usage Policy (FUP), skema "Internet Rakyat" ini berbasiskan kuota tanpa batas (unlimited). Keunggulan kompetitif lainnya terletak pada struktur tarif yang didesain serealistis mungkin bagi daya beli masyarakat desa, yakni hanya sebesar Rp100.000 per bulan bersih tanpa beban biaya tersembunyi.

Dukungan Emiten Publik dan Jaringan Wi-Fi Generasi Terbaru

​Kehadiran fondasi jaringan internet dengan harga terjangkau namun berkapasitas tinggi ini bukan merupakan program berskala kecil. Infrastruktur digital di balik gerakan "Internet Rakyat" disokong penuh oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge), sebuah entitas bisnis teknologi yang secara resmi telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) di bawah kode emiten saham WIFI. Mengingat statusnya sebagai perusahaan publik (Tbk), seluruh operasional bisnis, tata kelola korporasi, hingga penjaminan kualitas teknis dipastikan berjalan secara transparan di bawah pengawasan regulasi pasar modal yang ketat.

​Secara korporasi, entitas Surge juga memiliki nilai tawar strategis yang kuat di kancah nasional. Salah satu pemegang saham utamanya adalah tokoh pengusaha nasional, Hashim S. Djojohadikusumo, yang merupakan adik kandung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dukungan finansial dan manajerial dari figur nasional tersebut memperkuat stabilitas perluasan investasi infrastruktur kabel serat optik (fiber optic) yang tengah masif digelar di berbagai jalur strategis pedesaan.

​Lebih jauh, Surge bukan sekedar pemain baru dalam sektor jaringan nirkabel. Perusahaan ini sebelumnya telah mencatatkan rekor dan sorotan dalam skala industri nasional berkat keberhasilannya mengimplementasikan komersialisasi teknologi Wi-Fi 7 komersial pertama di Indonesia. Proyek ambisius tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi tingkat global bersama raksasa penyedia teknologi Huawei Indonesia. Melalui kepemilikan kapabilitas teknologi setingkat Wi-Fi 6 dan Wi-Fi 7, standardisasi infrastruktur yang mengalir menuju rumah warga di pedesaan Wonogiri ini memiliki jaminan stabilitas transmisi data yang siap menghadapi lonjakan kebutuhan digital di masa depan.

Stimulus Multi-Sektor di Tingkat Keluarga

​Implementasi teknologi internet cepat di kawasan Pracimantoro dan sekitarnya tidak diniatkan semata-mata sebagai instrumen konsumsi hiburan, melainkan diposisikan sebagai pemicu utama transformasi multi-sektor dari ruang keluarga. Dengan bandwidth sebesar 200 Mbps tanpa FUP, satu titik koneksi rumah tangga mampu mengakomodasi aktivitas beberapa anggota keluarga sekaligus secara simultan tanpa terjadinya gejala hambatan pemrosesan data (buffering).

​Dalam sektor pendidikan, para pelajar kini dapat mengakses platform pembelajaran daring interaktif, riset literatur digital, hingga seminar video tanpa kendala biaya kuota. Dari sisi ketenagakerjaan, kelancaran akses ini mempermudah para pekerja profesional jarak jauh untuk melakukan rapat koordinasi virtual tanpa gangguan interupsi sinyal. Sektor ekonomi kreatif mikro juga diproyeksikan menerima implikasi positif paling besar; para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di wilayah Wonogiri Selatan kini memiliki modalitas digital untuk memperluas jangkauan pasar, mengelola toko digital secara langsung, hingga melakukan pemasaran melalui siaran langsung video (live shopping) secara stabil.

Prosedur Registrasi dan Jangkauan Wilayah

​Menyikapi animo masyarakat yang tinggi, manajemen Starlite Wonogiri telah menyusun mekanisme pendaftaran yang praktis guna memudahkan perluasan instalasi di lapangan. Layanan ini saat ini diprioritaskan bagi seluruh lapisan masyarakat yang menetap di kawasan geografis Kecamatan Pracimantoro, Kecamatan Giritontro, Kecamatan Paranggupito, serta beberapa area pemukiman di sekitarnya yang masuk ke dalam peta perluasan teknis.

​Guna meminimalkan birokrasi, masyarakat yang ingin mengajukan pemasangan baru hanya diwajibkan melengkapi empat persyaratan dokumen dasar secara mandiri. Berkas tersebut mencakup:

  1. ​Salinan digital Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
  2. ​Penyediaan nomor telepon seluler (handphone) aktif untuk koordinasi.
  3. ​Pengiriman titik lokasi tempat tinggal (share location) via aplikasi pesan singkat untuk keperluan pemetaan jaringan.
  4. ​Kesediaan untuk dilakukan survei lapangan oleh tim teknisi apabila diperlukan.

​Setelah data dikirimkan, tim teknisi resmi akan melakukan survei lapangan guna memastikan jarak aman distribusi sebelum penarikan kabel fisik dilakukan ke rumah pelanggan. Manajemen pengelola juga membuka saluran komunikasi interaktif guna melayani proses konsultasi, informasi tarif detail, hingga verifikasi berkas pendaftaran baru. Seluruh proses pendaftaran awal ini dapat diakses secara resmi tanpa biaya administrasi muka melalui saluran komunikasi WhatsApp Messenger.

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar