PT Flobamor Mengembangkan NTT Mart untuk Optimalkan Bisnis UMKM

Ekonomi | 15 Aug 2026 | 17:39 WIB
PT Flobamor Mengembangkan NTT Mart untuk Optimalkan Bisnis UMKM
PT Flobamor terus berupaya memperkuat ekosistem UMKM di Nusa Tenggara Timur melalui pengembangan platform NTT Mart.

Uwrite.id - Kupang - PT Flobamor terus berupaya memperkuat ekosistem UMKM di Nusa Tenggara Timur melalui pengembangan platform NTT Mart. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan pemasaran dan penjualan produk-produk UMKM agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

Direktur Utama PT Flobamor, Yohanes Lema, menyebut NTT Mart dihadirkan sebagai solusi bagi pelaku UMKM di NTT yang selama ini terkendala akses pasar dan digitalisasi. Melalui platform ini, produk unggulan daerah seperti tenun, makanan olahan, kopi, hingga kerajinan tangan bisa dipasarkan secara online maupun offline.

"Dengan NTT Mart, kami ingin membantu UMKM NTT naik kelas. Tidak hanya jualan di pasar lokal, tapi juga bisa masuk ke pasar nasional bahkan ekspor," ujar Yohanes di Kupang, Jumat.

PT Flobamor sebagai BUMD Provinsi NTT juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, koperasi, hingga marketplace untuk memperluas jaringan distribusi. Selain itu, dilakukan pendampingan terkait kemasan, legalitas, dan strategi pemasaran digital agar produk UMKM lebih kompetitif.

Pengembangan juga menyasar aspek kurasi produk. PT Flobamor menyeleksi UMKM binaan berdasarkan kualitas, daya saing, dan keunikan produk daerah. Produk yang lolos kurasi akan mendapat branding "NTT Mart" agar lebih mudah dikenali konsumen. Dengan begitu, identitas produk NTT bisa lebih kuat di pasar.

Selain kanal digital, PT Flobamor menyiapkan gerai fisik NTT Mart. Gerai ini direncanakan hadir di titik-titik strategis seperti bandara, pusat oleh-oleh, dan kantor pemerintahan. Tujuannya agar wisatawan maupun ASN yang berkunjung ke NTT bisa langsung membeli produk lokal tanpa harus mencari ke pasar tradisional.

Pelatihan dan pendampingan menjadi fokus utama. PT Flobamor bekerja sama dengan dinas terkait untuk memberikan pelatihan produksi, manajemen keuangan, hingga pemasaran di media sosial. Para pelaku UMKM juga dibantu mengurus PIRT, halal, dan NIB agar produknya memenuhi standar untuk masuk ritel modern dan ekspor.

Ke depan, NTT Mart ditargetkan terintegrasi dengan sistem pembayaran digital dan logistik. Dengan begitu transaksi bisa lebih cepat dan pengiriman produk ke luar NTT lebih efisien. Yohanes berharap, dalam 2 tahun ke depan NTT Mart bisa menjadi rumah besar bagi ribuan UMKM NTT dan berkontribusi nyata pada peningkatan PAD serta penyerapan tenaga kerja.

Pengembangan NTT Mart diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ke depan, PT Flobamor menargetkan NTT Mart bisa menjadi etalase utama produk NTT yang dikenal hingga ke luar daerah. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar