Prodi PAI IAIMU Tanjungpinang Gelar Bimtek PTK di MIS An-Nur

Uwrite.id - Tanjungpinang-Rabu 17 Desember 2025. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIMU) Tanjungpinang berlangsung dengan penuh antusias di MIS An-Nur Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini mengusung tema “Bimbingan Teknis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi Guru MIS An-Nur Kota Tanjungpinang” dan diikuti oleh para guru serta dihadiri oleh dosen-dosen PAI IAIMU Tanjungpinang.
Tujuan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melakukan penelitian tindakan kelas sebagai upaya memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas. Dalam kegiatan ini para peserta mendapatkan pemahaman tentang konsep dasar, langkah-langkah, hingga penyusunan proposal PTK yang dapat langsung diterapkan dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan IAIMU Tanjungpinang, Dr. Milasari, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi yang harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan di masyarakat.
“Melalui kegiatan pengabdian ini, kami berharap dosen dan praktisi pendidikan dapat berbagi ilmu dan pengalaman dengan para guru di sekolah. Dengan demikian, kualitas pembelajaran di madrasah dapat terus berkembang melalui inovasi dan penelitian yang dilakukan oleh guru,” ujar Mila.
Komitmen Prodi PAI dalam Pengembangan Profesionalisme Guru
Ketua Program Studi PAI IAIMU Tanjungpinang, Ahmad Fadhil Rizki, M.H, juga menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis PTK ini merupakan bentuk komitmen prodi dalam mendukung peningkatan profesionalisme guru. Ia menjelaskan bahwa penelitian tindakan kelas sangat penting bagi guru sebagai sarana refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan.
“PTK bukan hanya sekadar penelitian, tetapi juga menjadi cara bagi guru untuk memperbaiki metode pembelajaran secara berkelanjutan. Dengan memahami PTK, guru dapat menemukan solusi atas berbagai permasalahan yang muncul di kelas,” jelas Fadhil.
Sementara itu, Kepala MIS An-Nur, Yuli Martini, S.Pd, menyambut baik kegiatan pengabdian tersebut dan mengapresiasi kehadiran tim dosen dari IAIMU Tanjungpinang. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu para guru dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang penelitian pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak IAIMU Tanjungpinang yang telah memilih MIS An-Nur sebagai lokasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Semoga ilmu yang diberikan dapat membantu guru-guru kami dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas,” ungkap Yuli.
Dalam kegiatan tersebut, materi utama disampaikan oleh narasumber Uray Ferry Haryanto, M.Pd, yang memberikan pemaparan tentang konsep dasar penelitian tindakan kelas, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan tindakan, pelaksanaan, hingga evaluasi hasil penelitian. Materi disampaikan secara interaktif sehingga para peserta dapat memahami dengan mudah langkah-langkah penyusunan PTK.
“Penelitian tindakan kelas merupakan penelitian yang sangat dekat dengan praktik mengajar guru. Oleh karena itu, guru tidak perlu takut untuk memulai penelitian, karena PTK justru membantu guru menemukan solusi atas masalah pembelajaran yang mereka hadapi,” jelas Ferry.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan para guru peserta. Para peserta terlihat antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengalaman mereka dalam proses pembelajaran serta cara menyusun proposal penelitian tindakan kelas yang baik dan sistematis.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para guru MIS An-Nur dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Melalui kegiatan ini, sinergi antara perguruan tinggi, dosen, dan guru di sekolah diharapkan semakin kuat dalam upaya bersama meningkatkan mutu pendidikan. (UFH)

Tulis Komentar