Prioritaskan Kepentingan Bangsa, DPP IKA Undip Serukan Pelihara Kedamaian

Politik | 31 Aug 2025 | 21:03 WIB
Prioritaskan Kepentingan Bangsa, DPP IKA Undip Serukan Pelihara Kedamaian

Uwrite.id - Jakarta - Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (DPP Ika Undip) menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama menjaga suasana damai di tengah meningkatnya aksi massa di berbagai daerah.

Dalam seruan moral yang disampaikan, DPP Ika Undip mengajak mahasiswa, tokoh masyarakat, pemuka agama, cendekiawan, dan seluruh lapisan masyarakat mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

DPP Ika Undip menegaskan mendukung kebebasan menyampaikan aspirasi publik selama dilakukan secara tertib, tanpa kekerasan dan perusakan fasilitas umum. Mereka menolak keras segala bentuk anarkisme, vandalisme, dan tindakan yang merusak ketertiban umum.

"Proses demokrasi harus dikawal bersama, salah satunya dengan tidak membiarkan anarkisme dan segala bentuk kekerasan disertai perusakan fasilitas umum," tulis pernyataan resmi DPP Ika Undip, Minggu (31/08).

Organisasi alumni ini juga mendorong langkah tegas otoritas keamanan dalam menindak perusuh, penjarah, pengacau keamanan dan penunggang gelap aksi-aksi demonstrasi.

"DPP Ika Undip mendukung penuh langkah-langkah strategis dan taktis pemerintah dalam mengendalikan situasi dalam negeri sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga bisa segera tercipta keamanan dalam situasi yang baik dan menguatnya solidaritas nasional," tulisnya.

DPP Ika Undip juga meminta kepada seluruh alumni Universitas Diponegoro untuk berkontribusi melakukan hal terbaik dalam membantu memulihkan keadaan secepat mungkin demi menjaga kelangsungan agenda-agenda strategis nasional.

"Dengan memohon ridla Allah SWT Tuhan YME, kita semua berharap pemulihan situasi nasional dapat berjalan dengan baik dan cepat. Indonesia bisa kembali menatap masa depan secara kondusif," tulis DPP Ika Undip. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar