Prabowo Janji Menaikkan Gaji ASN dan Perangkat Desa Jika Terpilih Jadi Presiden 2024

Politik | 01 Oct 2023 | 09:11 WIB
Prabowo Janji Menaikkan Gaji ASN dan Perangkat Desa Jika Terpilih Jadi Presiden 2024
Bakal Capres dari KIM Prabowo Subianto.

Uwrite.id - Bakal Calon Presiden yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, telah membuat komitmen berani dalam upayanya untuk memenangkan pemilihan presiden tahun 2024. Dalam acara Seminar Nasional Kebangsaan yang diselenggarakan bersama 1000 guru, rektor, dan cendekiawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu 30 September 2023, Prabowo mengungkapkan janjinya untuk menaikkan gaji bagi sejumlah sektor, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat desa.

"Kita juga akan menaikkan gaji buruh, aparatur sipil negara, anggota TNI-Polri, kepala desa, perangkat desa, dan semua RW, RT di seluruh Indonesia." kata Prabowo.

Terkait dengan sumber dana untuk kenaikan gaji perangkat desa dan ASN, Prabowo menjelaskan bahwa negara memiliki potensi untuk mencukupi kebutuhan ini dengan menutup anggaran yang bocor dan mengurangi praktik mark up.

"Nanti ada yang bertanya, emangnya ada uangnya? Ada uangnya, yang bocor-bocor harus kita tutup kebocorannya, yang maling-maling kita tutup malingnya, yang mark up-mark up, gelembung-gelembung kita tutup mark up-nya." jelasnya.

Prabowo juga mengungkapkan pentingnya penertiban pembayaran pajak sebagai salah satu cara untuk mendukung kenaikan gaji.

"Yang enggak mau bayar pajak kita kejar supaya bayar pajak, yang nyelundup-nyelundup kita tutup, kita kurangi penyelundupannya, kalau bisa kita kita hilangkan penyelundupannya," tambahnya.

Meskipun Prabowo memiliki keyakinan bahwa janji-janjinya dapat diwujudkan, namun perlu diperhatikan bahwa kenaikan gaji yang signifikan dapat memberikan tekanan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam situasi ekonomi global yang tidak pasti dan kebutuhan akan buffer fiskal, perlu perhitungan matang untuk menerapkan kenaikan gaji pegawai negeri.

Beban belanja pegawai yang terus meningkat juga dapat berdampak pada defisit APBN yang semakin melebar, bahkan memaksa pemerintah untuk mengambil utang baru karena penerimaan pajak tidak dapat menutupi kekurangan belanja pegawai. Pertanyaan penting adalah apakah masyarakat siap untuk menghadapi beban yang lebih berat pada anggaran negara dalam rangka mendukung janji-janji tersebut.

Mewujudkan kenaikan gaji ASN, buruh, dan perangkat desa memerlukan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang cermat, serta keterlibatan aktif dari berbagai pihak untuk memastikan kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat ditingkatkan tanpa mengorbankan stabilitas fiskal negara. 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar