Potensi Zakat Infak Ciamis Capai 1,2 Triliun

Ekonomi | 27 Dec 2023 | 22:21 WIB
Potensi Zakat Infak Ciamis Capai 1,2 Triliun
Ketua Baznas Ciamis, H. Lili Miftah, sebut potensi zakat infak Ciamis mencapai 1,2 triliun. Foto/Febriansyah

Uwrite.id - Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, mengungkapkan, jika zakat infak di Kabupaten Ciamis dikumpulkan secara serempak melalui Baznas Ciamis, potensinya mencapai 1,2 triliun. Namun, hingga saat ini, capaian Baznas baru mencapai 21 miliar, atau hanya 2 persen dari potensi tersebut.

H. Lili Miftah menyampaikan hal tersebut Baznas Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan penguatan kompetensi Amilin dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa/kelurahan se Kabupaten Ciamis di gedung KH. Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis, Rabu (27/12/23).

"Meskipun demikian, kita bersyukur karena dari tahun 2021 yang dimulai dari 6 miliar, kemudian pada 2022 mencapai 17 miliar, dan sekarang, pada tahun 2023, mencapai 21 miliar. Alhamdulillah," ujarnya.

Ia menyebut bahwa keberhasilan pengumpulan zakat terletak pada manajerial yang efektif, seperti umaro atau pemerintah yang menggerakkan potensi regulasi, kemudian sosialisasi oleh ulama, dan peran Baznas sebagai pengelola.

"Dengan pembagian tugas seperti ini, kebersamaan antara ulama, umaro, masyarakat, dan sebagian agniya yang telah menyumbangkan zakat melalui Baznas sungguh luar biasa. Alhamdulillah, hal ini memungkinkan kita untuk bergerak dengan cepat dalam pelaksanaan program zakat," ucapnya.

Yang paling utama, kata H. Lili, sebagaimana yang disampaikan oleh Bupati, bahwa program pertama Baznas Ciamis menitikberatkan pada bagaimana Baznas bisa hadir di tengah masyarakat, terutama di pedesaan, untuk menanggulangi masalah ekstrim seperti kelaparan dan kesehatan

"Jeritan-jeritan masyarakat seperti kelaparan, orang yang stunting, orang yang tidak punya ongkos untuk berobat, Baznas harus bisa menyelesaikan ini," katanya.

H. Lili Miftah, memaparkan bahwa dalam proses penyetoran dan pelaporan zakat, Baznas mengadopsi dua sistem, yaitu on balance sheet dan off balance sheet.

Pada sistem on balance sheet, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang merupakan bagian dari Baznas melakukan penyetoran dana yang terkumpul dan memberikan laporan terkait setoran tersebut.

Di sisi lain, dalam sistem off balance sheet, Baznas hanya menerima laporan tertulis tanpa mendapatkan setoran zakat. Pengelolaan zakat pada sistem ini dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) atau badan-badan lain yang memiliki peran dalam pengelolaan zakat.

"Yang masuk melalui sistem on balance sheet mencapai angka signifikan, seperti zakat fitrah yang hampir mencapai 30 miliar setiap tahun dan qurban yang mencapai 114 miliar," jelasnya.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, saat memberikan sambutan dan arahan di kegiatan penguatan kompetensi Amilin dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa/Kelurahan se Kabupaten Ciamis. Foto/Febriansyah

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ciamis dalam upaya memberikan kesejahteraan kepada masyarakat melalui penyaluran zakat dan bantuan sosial.

Herdiat menyoroti pencapaian positif Baznas dalam menanggulangi permasalahan sosial di daerah, mengakui dukungan nyata yang diberikan oleh Baznas dalam penyaluran zakat, infak, dan sedekah sebagai faktor kunci dalam membantu masyarakat kurang mampu.

Ia juga mengingatkan Baznas untuk terus memperkuat kepercayaan masyarakat dan mempertahankan standar profesionalisme.

"Saya berpesan pelihara dan tingkatkan terus amanah serta kepercayaan yang diberikan masyarakat," ucapnya, merujuk pada pesan yang disampaikan saat pelantikan Baznas Ciamis pada April 2021.

Herdiat menegaskan bahwa Pemerintah Daerah merasa terbantu dengan kehadiran Baznas, terutama melalui bantuan sosial seperti Rutilahu, sembako, dan bantuan bagi anak yatim.

Meski begitu, ia berharap agar bantuan kedepannya tidak hanya bersifat konsumtif, melainkan juga bersifat stimulan atau produktif untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan jumlah penduduk 1,4 juta, Baznas memiliki potensi luar biasa yang jika dioptimalkan, akan sebanding dengan APBD Ciamis," ungkapnya.

Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, H Anang Jauharudin, juga memberikan penghargaan kepada Baznas Ciamis atas inovasinya yang luar biasa, terutama dalam kegiatan yang berhasil mengumpulkan UPZ sebanyak ini, yang merupakan hal baru di Jawa Barat.

"Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan luar biasa, menjadi bukti nyata bagaimana kepemimpinan Baznas menerapkan manajemen mutu dengan konsisten mengembangkan produk-produk brilian yang tidak diimplementasikan oleh Baznas di daerah lain," ujar Anang Jauharudin.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ciamis menerima penghargaan dari Baznas Provinsi Jawa Barat atas kontribusinya dalam mendukung Gerakan Cinta Zakat di Kabupaten Ciamis.***

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar