Polda Lampung Diduga Menutupi Kasus Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan

Hukum | 12 Jul 2023 | 14:47 WIB
Polda Lampung Diduga Menutupi Kasus Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan

Uwrite.id - Kasus Kasat Narkoba Akp Andri Gustami Polres Lampung Selatan Diamankan oleh Bid Propam Polda lampung masih menjadi misteri, sampai saat ini belum ada kejelasan informasi terkait telah diamankan salah satu perwira menengah di Polres lampung selatan.

terdapat 2 Isu yang beredar menyebutkan, Akp Andri Gustami bersama dua anggotanya, yang pertama diduga telah melakukan tindak pidana penjualan barang bukti jenis sabu dengan nominal mencapai 2 miliyar rupiah dan yang kedua telah melakukan pelepasan terhadap tangkapan Narkotika di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Kapolda lampung Irjen Pol Helmy Santika saat dikonfirmasi pada tanggal  1 Juli 2023, masih bungkam terkait penahanan dari Bidang Propam Polda lampung terhadap Akp Andri Gustami bersama 2 anggotanya enggan menjelaskan terkait kasus tersebut, namun Kepolda Lampung Berdalih masih dalam proses Penyelidikan.

Irjen Pol Helmy Santika

Bahkan Kapolda Lampung enggan menyebutkan operasi tangkap tangan tersebut terkait kasus apa. 

"Benar telah diamankan oknum anggota Polres Lampung Selatan oleh Bid Propam Polda Lampung nanti kita akan kasih kabar terkait kejadian tersebut, karena saat ini masih dalam penyelidikan." Ujar Kapolda Lampung

Sementara itu, Kabid Propam Polda Lampung Kombes Pol Firman Andreanto juga masih enggan memberikan informasi sudah sejauh mana dan terkait apa telah diamankan Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan Bersama Dua Anggotanya.

Kombes Pol Firman Andreanto

"Ya, Kita masih mendalami kasus tersebut nanti kalau sudah ada perkembangan dari pemeriksaan akan kita publikasikan." Ujar Pria yang kerap disapa Bang Firman

Kepolisian Daerah Lampung seperti bungkam dan menutupi kasus yang melibatkan perwira menengah di jajaran Polres Lampung Selatan, sampai saat ini telah beredar isu terkait Penahanan terhadap 3 orang anggota Polda Lampung.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar