PKS-Demokrat-NasDem Tidak Akan Menolak Jika Anies Pilih Susi Pudjiastuti Jadi Cawapresnya

Politik | 25 Jul 2023 | 20:04 WIB
PKS-Demokrat-NasDem Tidak Akan Menolak Jika Anies Pilih Susi Pudjiastuti Jadi Cawapresnya

Uwrite.id - Bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, terlihat semakin dekat dengan Susi Pudjiastuti saat melakukan kunjungan dan menginap di kediaman mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu di Pangandaran.

Melalui akun Twitternya, Anies Baswedan menyatakan kegembiraannya atas pertemuan tersebut. "Ketemu teman lama itu ngobrol, ngobrol, dan ngobrol. Pindah tempat, ngobrol, pindah tempat lagi, ngobrol lagi," tulis Anies, menggambarkan suasana hangat dan bersemangat dalam pertemuan tersebut.

Perbincangan mengenai potensi Susi Pudjiastuti sebagai bakal calon wakil presiden pun semakin menguat.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera. Mardani menyatakan bahwa Susi Pudjiastuti cocok menjadi bakal calon wakil presiden yang mendampingi Anies Baswedan. Menurutnya, kehadiran seorang perempuan sebagai calon wakil presiden dapat menjadi nilai tambah yang tinggi.

"Cocok (Anies-Susi), yang pertama, kalau calon (wakil presiden) Mas Anies, perempuan, nilai tambahnya tinggi," ujar Mardani kepada Kompas.

Selain itu, Mardani juga menyatakan bahwa Susi telah lama berkomunikasi dengan PKS dan Anies. Bahkan, terbentuklah chemistry antara Susi dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

"Memang Bu Susi sudah lama sih, komunikasinya baik dengan Mas Anies, sama kami juga baik. Beliau open to discuss dengan semua pihak," ungkap Mardani.

Meskipun pihak Partai Demokrat belum membahas secara resmi peluang Susi Pudjiastuti menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies, Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, menegaskan bahwa hal tersebut tidak berarti Susi tidak memiliki potensi untuk menjadi cawapres Anies.

"Di Demokrat belum pernah dibahas. Bukan berarti Bu Susi tidak potensial. Tetapi karena Bu Susi belum pernah bicara apa pun soal minat cawapres," kata Andi Arief.

Andi Arief juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan meminta penjelasan dari Anies Baswedan mengenai hasil pertemuan dengan Susi Pudjiastuti. Menurutnya, Anies berhak menjalin komunikasi dengan pihak manapun dalam politik.

"Tidak akan meminta penjelasan. Kan Anies komunikasi politik berhak kepada siapa pun," tegasnya.

Partai NasDem juga memberikan penilaian positif terhadap potensi Susi Pudjiastuti sebagai bakal calon wakil presiden yang mendampingi Anies Baswedan.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, menyatakan bahwa Susi memenuhi kriteria cawapres yang diinginkan, yakni lintas gender, bebas dari kasus hukum, dan berpengalaman di pemerintahan.

"Kandidat cawapres Anies itu kan lintas gender, bebas kasus hukum, dan berpengalaman di pemerintahan. Nah dari kriteria itu seyogyanya Susi memenuhi syarat untuk jadi salah satu kandidat," ujar Hermawi Taslim.

Saat dimintai konfirmasi mengenai isu ini, Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa banyak hal telah dibahas dengan Anies, termasuk pembahasan politik dalam pertemuan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa banyaknya topik yang dibicarakan membuatnya sedikit lupa.

"Bicara macam yang tentang politik, saya cuma dengarkan saja. Terlalu banyak jadi lupa," tutur Susi.

Potensi Susi Pudjiastuti menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan semakin mendapat dukungan dari berbagai pihak. Kriteria-kriteria yang dimiliki Susi dianggap sesuai dengan harapan para pendukung Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang ingin melihat Anies-Susi sebagai pasangan yang solid dalam kontestasi pemilihan presiden mendatang. Kini, masyarakat dan para politisi menantikan langkah lebih lanjut dari kedua tokoh tersebut dalam memutuskan jalan politik yang akan diambil.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar