Pesan HNW untuk Anies, Nasdem dan PKB: PKS Raih Suara Terbanyak di Jakarta, Jabar dan Banten

Politik | 12 Sep 2023 | 09:44 WIB
Pesan HNW untuk Anies, Nasdem dan PKB: PKS Raih Suara Terbanyak di Jakarta, Jabar dan Banten
DR Hidayat Nurwahid MA memaparkan capaian kerjasama yang pernah diraih pada 2019 di antara PKS-PKB yang sempat memenangi 40-50 pilkada.

Uwrite.id - Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) menanggapi sikap partainya terkait pasangan capres-cawapres yang telah dideklarasikan oleh Nasdem dan PKB, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

HNW menegaskan sikap PKS tetap konsisten dengan keputusan Majelis Syura, sejak awal mendukung Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama Anies Baswedan. 

"Perubahan untuk perbaikan yang lebih baik dalam kebijakan pemerintah seharusnya menjadi fokus setiap kandidat. Termasuk untuk meneruskan hal-hal yang sudah dinilai baik agar menjadi lebih baik,” kata HNW dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (11/09). 

HNW menanggapi pernyataan elite Nasdem yang meminta agar PKS segera memutuskan dukungan kepada Muhaimin Iskandar sebagai bacawapres dari Anies Baswedan.

"Di antara partai-partai di KPP, PKS adalah peraih suara terbanyak pada Pemilu 2019 di tiga wilayah strategis, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten," tukasnya.

"Sehingga sangat wajar apabila Anies, Nasdem dan PKB sangat berharap bisa menang, dengan PKB kuat di Jatim dan Jateng, tapi juga dengan PKS yang kuat di Jabar, Jakarta dan Banten. Maka wajar diharap PKS tetap berada di KPP. Apalagi Ketum PKB juga mengungkit kenangan sukses dalam koalisi antara PKB dan PKS yang memenangi 40-50 pilkada di seluruh Indonesia,” jelas HNW menembahkan. 

Lebih lanjut, HNW menegaskan bahwa keputusan mendukung Anies Baswedan tersebut sesuai dengan keputusan Majelis Syura PKS, dan Majelis Syura dalam waktu yang tidak lama lagi akan bermusyawarah untuk menguatkan koalisi dengan merespons harapan dengan memutuskan sikap terhadap usulan Cak Imin sebagai bacawapres untuk Anies Baswedan. (*)

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar