Penarikan TNI dari Kediaman Jampidsus Febrie Adriansyah: Mengapa?

Uwrite.id - Jakarta — Situasi keamanan di sekitar kediaman Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengalami perubahan mencolok pada Kamis (09/07).
Berdasarkan pantauan di lokasi Jalan Radio I Nomor 15, Kebayoran Baru, Jakarta, tidak terlihat lagi personel TNI yang berjaga di depan kediaman pejabat tinggi Kejaksaan tersebut.
Suasana yang sepi dari aparat bersenjata itu kontras dengan kondisi 24 jam sebelumnya. Pada Rabu (08/07) malam, area sekitar rumah dinas Febrie dijaga ketat oleh puluhan anggota TNI.
Para personel saat itu tampak membawa senjata laras panjang dan berjaga di beberapa titik di sekitar kediaman. Kehadiran mereka sempat menarik perhatian warga yang melintas di Jalan Radio I.
Namun sejak Kamis pagi hingga siang, tidak ada satu pun anggota TNI yang terlihat berjaga di lokasi. Gerbang utama kediaman tampak dijaga dalam kondisi normal, tanpa pengamanan ekstra.
Meski tanpa penjagaan TNI, aktivitas di dalam kediaman tetap berjalan. Pantauan menunjukkan beberapa orang keluar masuk melalui gerbang utama sepanjang pagi.
Selain warga biasa, terlihat juga sejumlah orang yang mengenakan seragam Jampidsus memasuki area kediaman. Mereka datang dan pergi tanpa hambatan berarti.
Perubahan penjagaan yang terjadi secara mendadak ini menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, belum ada informasi resmi yang menjelaskan alasan di balik penarikan personel TNI.
Hingga Kamis siang, pihak Kejaksaan Agung belum memberikan keterangan terkait pencabutan pengamanan tersebut. Begitu juga dengan pihak TNI yang belum mengonfirmasi.
Sebelumnya, kehadiran puluhan anggota TNI di kediaman Jampidsus sempat menjadi perbincangan. Penjagaan itu dinilai tidak lazim untuk pengamanan rumah dinas seorang pejabat Kejaksaan.
Belum diketahui apakah penarikan pasukan tersebut berkaitan dengan evaluasi risiko keamanan atau kebijakan internal antar lembaga.
Beberapa warga sekitar mengaku kaget dengan hilangnya barisan TNI yang sebelumnya berjaga sepanjang malam. "Tadi malam masih ramai, sekarang sudah tidak ada," ujar salah satu warga.
Jalan Radio I sendiri merupakan kawasan perumahan yang cukup tenang di Kebayoran Baru. Aktivitas lalu lintas di depan kediaman Febrie terpantau normal seperti hari-hari biasa.
Dengan tidak adanya penjagaan ketat, akses keluar masuk ke kediaman kini tampak lebih leluasa. Petugas keamanan internal Kejaksaan terlihat mengambil alih penjagaan di gerbang.
Pencabutan penjagaan ini terjadi di tengah sejumlah perkara besar yang tengah ditangani Jampidsus. Namun belum ada konfirmasi apakah hal itu memiliki keterkaitan.
Sampai saat ini, publik masih menunggu penjelasan resmi mengenai alasan tidak adanya lagi penjagaan TNI di kediaman Jampidsus Febrie Adriansyah. (*)

Tulis Komentar