Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp30 Miliar untuk Pembangunan Jalan Wonogiri, Apresiasi Prestasi Sutami Award 2025

Peristiwa | 07 Apr 2026 | 20:35 WIB
Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp30 Miliar untuk Pembangunan Jalan Wonogiri, Apresiasi Prestasi Sutami Award 2025
Kementerian Pekerjaan Umum menggelar Sutami Award 2025 sebagai ajang apresiasi terhadap insan pembangunan dalam kemajuan infrastruktur Indonesia. (Foto: Kementerian PU)

Uwrite.id - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan dana insentif sebesar Rp30 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri. Dana ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian Wonogiri meraih peringkat II kategori kabupaten dengan jalan terbaik dalam ajang Sutami Award 2025.

Kementerian PUPR menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan bagian dari program penghargaan kinerja pengelolaan jalan nasional, yang bertujuan mendorong pemerintah daerah meningkatkan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur jalan. Dengan langkah ini, pemerintah pusat berharap pembangunan jalan di daerah tidak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. “Dana insentif Rp30 miliar ini akan kami gunakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan di Wonogiri. Bantuan ini sangat berarti karena mendukung program pembangunan jalan yang sudah dianggarkan dalam APBD 2026,” ujarnya, dikutip Espos, Selasa, (7/3/26).

Petani Wonogiri Dapat Alsintan Rp5 Miliar dari Program Pemerintahan Prabowo–Gibran

Pemberian dana insentif ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah pusat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, terutama di tengah kondisi APBD Wonogiri yang mengalami penurunan lebih dari Rp230 miliar akibat efisiensi nasional. Dana tambahan ini diharapkan bisa mempermudah Pemkab dalam menentukan prioritas pembangunan jalan, serta mempercepat perbaikan akses di sejumlah kecamatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonogiri, Prihadi Ariyanto, menjelaskan bahwa 12 proyek pembangunan jalan di Wonogiri terdiri dari enam pembangunan baru dan enam perbaikan berkala. “Dana insentif dari pemerintah pusat berada di luar alokasi APBD dan dapat digunakan untuk memperbaiki sekitar empat ruas jalan kabupaten,” kata Prihadi.

Baru Selesai Sudah Rusak, Proyek Lapangan Tenis Rp1,6 Miliar Wonogiri Gagal Diresmikan

Menurut Kementerian PUPR, Sutami Award merupakan alat ukur keberhasilan pengelolaan jalan di seluruh Indonesia. Penilaian mencakup kondisi fisik jalan, manajemen pemeliharaan, serta kepuasan masyarakat. Dengan memberikan insentif kepada kabupaten berprestasi, pemerintah pusat mendorong adanya kompetisi sehat antar daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur.

Selain itu, pemerintah pusat berharap langkah ini menjadi motivasi bagi seluruh daerah lain untuk memperbaiki pengelolaan jalan. “Program penghargaan ini bukan sekadar simbol, tapi sebagai bentuk nyata dukungan pusat kepada daerah untuk pembangunan infrastruktur yang lebih merata dan berkualitas,” ujar juru bicara Kementerian PUPR.

Bupati Setyo menambahkan, dana insentif dari pemerintah pusat ini akan dijadikan prioritas untuk perbaikan jalan yang paling mendesak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah kabupaten dan pusat berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana, memastikan setiap rupiah digunakan secara efektif.

Dengan inisiatif ini, pemerintah pusat menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah. Ke depan, langkah serupa diharapkan bisa mendorong pemerintah daerah meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pembangunan jalan yang handal, sekaligus memperkuat sinergi pusat-daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar