Pembukaan Pelatihan Tari Tradisional Sanggar Ngesti Laras Budaya oleh KKN Tematik UNNES Desa Meteseh Kecamatan Boja

Pendidikan | 03 Jun 2023 | 21:40 WIB
Pembukaan Pelatihan Tari Tradisional Sanggar Ngesti Laras Budaya oleh KKN Tematik UNNES Desa Meteseh Kecamatan Boja

Uwrite.id - Meteseh, 21 Mei 2023 - Suatu langkah bersejarah dalam melestarikan budaya lokal terjadi di Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.  Dalam upaya yang terkait dengan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), Pusat Pengembangan Penyelenggara Kuliah Kerja Nyata, LPPM UNNES, Mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggandeng Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Pemerintah Desa Meteseh untuk mengadakan pelatihan tari tradisional Sanggar Ngesti Laras Budaya yang bertujuan untuk memperkenalkan, mempelajari, dan melestarikan warisan budaya tradisional di desa tersebut.

 

Acara pembukaan pelatihan yang dihadiri oleh puluhan warga desa, tokoh masyarakat, dan peserta pelatihan, berlangsung meriah di Gedung Serba Guna Balai Desa Meteseh. Bapak Sisyanto, S.Sos, selaku Kepala Desa Meteseh, menyampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa KKNT UNNES, Pokdarwis, dan Pemerintah Desa Meteseh atas upaya dan kolaborasi mereka dalam menjaga kekayaan budaya tradisional desa. Ia berharap pelatihan ini akan menjadi tonggak penting dalam menjaga kelestarian dan memperkenalkan kekayaan budaya Desa Meteseh kepada generasi muda.

 

Pelatihan Tari Tradisional ini direncanakan berlangsung setiap Hari Minggu Pagi dengan melibatkan instruktur tari yang berpengalaman dan memiliki pengetahuan mendalam tentang tarian tradisional dan modern. Peserta pelatihan, yang terdiri dari anak-anak dengan berbagai jenjang pendidikan Desa Meteseh dan sekitarnya, akan belajar tentang gerakan, makna, serta aspek budaya dan sejarah yang terkait dengan tari tradisional. 

 

Koordinator KKN UNNES, Muhammad Muqorrobin, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal. "Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat mempelajari dan menghargai nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tari tradisional. Kami ingin mendorong generasi muda untuk mencintai dan menjaga warisan budaya leluhur mereka."

 

Kedepannya selama pelatihan, peserta akan dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil yang akan dibimbing oleh instruktur tari. Mereka akan belajar berbagai tarian tradisional yang ada di Jawa Tengah, seperti Tari Gambyong, Tari Beksan Wireng, Tari Gambir Anom, Tari Prawiroguno, Tari Serimpi, Tari Jathilan, Tari Bedhaya, Tari Gandrung dan lainnya. Selain itu, peserta juga akan diajak untuk memahami makna dan filosofi di balik setiap gerakan dalam tarian tradisional tersebut.

 

Menanggapi kolaborasi ini, Bapak Heri Condro Santoso, perwakilan dari Pokdarwis, mengatakan, "Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan KKNT UNNES dan Pemerintah Desa Meteseh dalam memperkenalkan tari tradisional kepada masyarakat. “Pelatihan ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan pendidikan karakter pada anak sehingga tidak hanya lihai dalam menari tetapi memiliki nilai-nilai yang dapat diterapkan dikehidupan sehari-hari.”

 

Selain pelatihan langsung, rencananya juga akan diadakan pertunjukan tari tradisional yang melibatkan peserta pelatihan. Pertunjukan ini akan menjadi ajang untuk memamerkan keterampilan yang telah mereka pelajari sekaligus mengapresiasi perjalanan mereka dalam menggali lebih dalam tentang tari tradisional. Pertunjukan ini juga diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi generasi muda lainnya untuk mencintai dan melestarikan budaya tradisional.

 

Kepala Desa Meteseh, Bapak Sisyanto, S.Sos, berharap pelatihan ini akan memberikan dampak positif yang jauh lebih luas, tidak hanya dalam melestarikan tari tradisional, tetapi juga dalam mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi lokal di Desa Meteseh. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, akan meningkatkan minat wisatawan untuk mengunjungi desa dan mengenal lebih jauh tentang budaya yang ada.

 

Dengan kerja sama yang baik antara KKN UNNES, Pokdarwis, dan Pemerintah Desa Meteseh, pelatihan tari tradisional ini diharapkan mampu menjadi titik awal dalam menjaga kekayaan budaya tradisional Desa Meteseh. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk melestarikan budaya lokal dan menghidupkan kembali kekayaan warisan budaya tradisional yang ada di Indonesia.

 

#KKNTEMATIKUNNES

#PUSBANGKKNUNNES

#BersamaUnnesGiat,MembangunIndonesiaDariDesa

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar