PDIP Nilai Manuver PPP Lewat Sandiaga Mau Gandeng PKS dan Demokrat Hanya Wacana

Politik | 29 Aug 2023 | 14:55 WIB
PDIP Nilai Manuver PPP Lewat Sandiaga Mau Gandeng PKS dan Demokrat Hanya Wacana
Belum lama ini, Ketua Bappilu Nasional Partai Persatuan Pembangunan Sandiaga Uno mengatakan akan menggandeng PKS dan Demokrat untuk membentuk koalisi. Hal ini dinilai PDIP hanya wacana belaka.

Uwrite.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat bicara soal potensi adanya manuver PPP lewat Sandiaga Uno yang ingin mengajak PKS-Demokrat membentuk poros alternatif atau baru.

Djarot mengatakan isu tersebut tidak mengganggu kesolidan partai-partai pengusung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

"Ya betul, jadi kita hubungan dengan PPP sudah sangat lama, sangat jelas dan sangat terang ya. Jadi pemikiran-pemikiran seperti itu ya silakan saja, tetapi komitmen kita kerja sama dengan PPP itu sudah terbangun lama sekali," kata Djarot di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (29/08).

Ia menegaskan, jika pihaknya termasuk dengan PPP justru kekinian semakin solid mendukung Ganjar menjelang Pilpres 2024 mendatang.

Terkait manuver PPP tersebut, Djarot melihat hanya merupakan dinamika saja.

"Hingga saat ini semakin solid, semakin hangat. Ini kan cuma dinamika yang berkembang, sekadar wacana, persepsi dan sebagainya dan sebagainya. Ya silakan saja, wong namanya spekulasi," tuturnya.

Ia pun menegaskan, adanya isu manuver PPP tersebut tidak mengganggu komunikasi internal kerja sama politik pengusung Ganjar.

"Tidak. Kemarin dengan Hanura juga sudah kerjasama secara formal, Hanura sebagai partai pertama yang mendukung pak Ganjar. PPP sudah Perindo sudah resmi, nanti akan berkembang terus," pungkasnya.

Pernyataan Sandiaga

Sebelumnya Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP, Sandiaga Uno, menyampaikan klarifikasi soal pernyataannya yang ingin membentuk koalisi baru bersama Demokrat dan PKS.

Sandiaga kekinian menyatakan maksud dari perkataannya adalah mengajak kerja sama kedua partai itu agar beralih mendukung Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.

Ia mengaku sudah menyarankan Plt Ketua Umum PPP untuk menjajaki komunikasi dengan partai lain untuk menyikapi dinamika dalam perpolitikan tanah air. Karena itu, ia mengaku sampai saat ini belum ada rencana mengalihkan dukungan ke calon lain.

"(Ajakan ke PKS dan Demokrat) dalam rangka berjuang bersama. Jadi berjuang bersama ini tentu kita ada dalam koridor kerja sama politik yang sudah kita tandatangani," ujar Sandiaga di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (27/08).

Ia menyebut mengajak partai lain bergabung dengan koalisi pendukung Ganjar juga merupakan bagian dari memperjuangkan hasil Rapimnas yang memutuskan mendukung Gubernur Jawa Tengah itu.

"Sekarang kan kerja sama kita sama PDI Perjuangan, kalau diperluas kita harus mengajak lebih banyak partai untuk berjuang. Itulah keistiqomahan dan loyalitas kader-kader di bawah," tuturnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu juga menyebut para kadernya juga sudah mulai menyandingkan PPP dengan Ganjar pada sejumlah atribut parpol.

"Jadi itulah yang kita beri apresiasi dan ini kita akan terus akselerasi ke depan, insyaallah nanti target kita akan berikan kepada peningkatan kursi baik di tingkat kabupaten/kota, maupun provinsi itu juga tercapai," pungkasnya. (*)

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar