Paskibra Nusa Tenggara Timur Siap Kibarkan Sangsaka Merah Putih di Bumi Flobamora

Uwrite.id - Kupang - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengukuhkan 43 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi NTT untuk bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (15/8/2026) sore, dihadiri unsur Forkopimda NTT, pimpinan perangkat daerah, pembina, pelatih dan anggota Paskibraka.
Dalam sambutannya, Johni mengajak seluruh anggota Paskibraka dan hadirin mendoakan korban gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores. Ia menyebut musibah tersebut sebagai duka bersama masyarakat NTT.
“Marilah kita sejenak menundukkan kepala untuk mendoakan saudara-saudara kita di Pulau Flores yang sedang mengalami musibah akibat gempa bumi. Musibah ini adalah musibah kita bersama. Karena itu, sudah sepatutnya kita rapatkan barisan, mengulurkan tangan, memberikan bantuan, dan bersama-sama mendoakan keselamatan masyarakat yang terdampak,” ucap Wagub Johni Asadoma.
Johni kemudian menyampaikan apresiasi kepada 43 putra-putri terbaik NTT yang mendapat kepercayaan menjadi Paskibraka. Ia berpesan agar tugas tersebut dijalankan dengan disiplin, tanggung jawab dan integritas.
“Menjadi Paskibraka adalah sebuah kebanggaan. Namun lebih dari itu, menjadi Paskibraka adalah tanggung jawab, keteladanan, kedisiplinan dan pengabdian. Kalian adalah putra-putri terbaik yang dipilih untuk membawa Merah Putih,” ujar Johni.
Ia juga mengingatkan bahwa nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan tidak boleh berhenti pada pelaksanaan upacara, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Sang Merah Putih adalah simbol perjuangan, pengorbanan dan persatuan bangsa Indonesia. Karena itu, tugas kalian bukan hanya mengibarkan bendera secara sempurna, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Johni meminta para anggota Paskibraka menjaga nama baik keluarga, sekolah dan daerah serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Laksanakan tugas dengan penuh semangat, percaya diri, dan penuh tanggung jawab. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah dan daerah, serta jaga kehormatan Merah Putih,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua, pembina, pelatih dan pendamping yang telah mendukung proses pembentukan para anggota Paskibraka.
“Karena di balik keberhasilan setiap anggota Paskibraka, ada doa, dukungan, pengorbanan dan kasih sayang dari orang tua juga para pembina, pelatih, pendamping. Terima kasih telah mendidik dan membentuk anak-anak menjadi generasi yang disiplin, tangguh dan memiliki rasa cinta tanah air,” kata Wagub Johni.
Salah seorang anggota Paskibraka, Putri Wulan, mengaku bangga dan bersyukur mendapat kepercayaan tersebut.
“Ini kebanggaan bagi kami. Dan secara pribadi saya merasa sangat bersyukur bisa sampai di tahap ini. Pengukuhan ini menjadi motivasi bagi saya untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab,” ujar Putri.
Ke-43 anggota Paskibraka selanjutnya akan bertugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI serta upacara penurunan Sang Merah Putih pada 17 Agustus 2026 tingkat Provinsi NTT. (*)

Tulis Komentar