Partai Buruh Tak Pilih di Pilgub, Edy Rahmayadi: Tak Usah!

Politik | 14 Aug 2023 | 17:25 WIB
Partai Buruh Tak Pilih di Pilgub, Edy Rahmayadi: Tak Usah!
Edy Rahmayadi menanggapi soal unjuk rasa Exco Partai Buruh Sumut yang menyebut tidak akan memilih dirinya di periode kedua. (Waspada Photo Doc.)

Uwrite.id - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menanggapi pernyataan Exco Partai Buruh Provinsi Sumatera Utara yang mengatakan tidak akan memilih Edy Rahmayadi bila mencalonkan diri kembali pada Pilgub tahun depan.

Eks Pangkostrad itu merasa heran mengapa pada saat unjuk rasa, massa pendemo dari serikat pekerja dan Partai Buruh menyebut tidak akan memilihnya (Edy) untuk masa jabatan ke-2 sebagai gubernur.

“Ada yang bilang kemaren itu, si Edy tak usah kita pilih lagi, waktu unjuk rasa, jangan pilih Edy lagi. Tak usah. Akhirnya tahu juga aku, siapa yang nyuruh unjuk rasa. Ngapain unjuk rasa tak pilih Edy lagi,” ujar Edy, ketika menghadiri Kick Off Meeting menuju 10 Tahun berturut-turut Opini WTP laporan Keuangan Pemerintah Sumatera Utara di Hotel Adimulia Senin (14/08).

Exco Partai Buruh Sumut menyuarakan untuk tak pilih lagi Edy di 2024, ketika menggelar aksi unjuk rasa menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 15 persen di 2024, di muka Kantor Gubernur, Jl Pangeran Diponegoro, Medan, Rabu (09/08) lalu.

Eks Pangdam I/Bukit Barisan itu lantas bercanda bahwa kalau Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan yang akan maju sebagai gubernur juga tidak akan dipilih.

“Jika nggak itu lae ku itu yang botak itu, Nababan. Jika kau jadi gubernur di sini, makin nggak dipilih lah kau, karena lebih lantang dia suaranya daripada aku,” sindir Edy setengah berkelakar.

Edy Rahmayadi menegaskan, bahwa dalam memimpin Sumatera Utara ini, bukan soal tidak memilih atau memilih. Tetapi, bagaimana me-manage pengelolaan keuangan Sumatera Utara supaya menjadi lebih baik.

“Ini persoalan bukan tidak dipilih atau dipilih. Tapi soal pengelolaan keuangan Sumut sudah baik atau belum. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) itu 'kan sudah jelas. Bagaimana mau WTP kalau untuk makan aja susah. Sudah susah dicuri lagi,” tukas Edy lagi.

Karena itu, Edy menyerukan kepada rakyat Sumatera Utara sama-sama membangun Provinsi Sumatera Utara. Apalagi, Sumatera Utara dikenal mempunyai potensi sumberdaya alam yang amat besar.

“Saya ingin rakyat Sumut ini .. mari kita bangun Sumut sama-sama. Apa yang tak punya Sumut ini, 2,5 juta ha kebun sawit ada. Sawah sekarang agak terpotong 500 ha karena kawin terus kita punya anak, cucu, bikin rumah lagi,” ujarnya.

“Inilah saya mau duduk sama kabupaten/kota ini, saya katakan kita harus ganti 500 ha ini untuk jadi sawah lagi,” tutupnya. (")

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar