Nduga Vakum Pemimpin, Mahasiswa Serukan agar Pansus DPRK Tuntaskan Pengisian Jabatan

Pilkada | 07 Apr 2026 | 17:51 WIB
Nduga Vakum Pemimpin, Mahasiswa Serukan agar Pansus DPRK Tuntaskan Pengisian Jabatan
Ilustr.: Masyarakat Nduga | HPMN menilai kondisi kekosongan jabatan tersebut berdampak pada stabilitas pemerintahan dan merugikan masyarakat Nduga yang telah lama menunggu kepastian

Uwrite.id - Jayapura - Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Nduga (HPMN) se-Indonesia sedang terus berupaya mendesak pemerintah daerah bersama DPRK Nduga untuk segera menuntaskan proses pengisian kekosongan jabatan wakil bupati (Wabup) Nduga yang hingga kini belum rampung.

Desakan tersebut disampaikan dalam pernyataan sikap dari Badan Pengurus HPMN Sulawesi Utara, Yasenut Kogoya, awal April ini.

Dalam pernyataannya, HPMN menegaskan agar panitia khusus (Pansus) DPRK Nduga segera menyelesaikan tugas dan tanggung jawab terkait proses pengisian jabatan Wabup Nduga yang hingga kini lambat dituntaskan.

“Kami Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Nduga se-Indonesia Tengah menuntut agar Pansus DPRK Nduga segera menyelesaikan proses pengisian kekosongan jabatan wakil bupati Nduga,” ujar Kogoya.

Alasan HPMN, jelas Yasenut, saat sidang paripurna DPRK Nduga pada 16 Februari 2026 di Jayapura telah digelar pemilihan wakil bupati, namun hingga kini proses lanjutannya belum menunjukkan kejelasan.

HPMN menilai kondisi kekosongan jabatan tersebut berdampak pada stabilitas pemerintahan dan merugikan masyarakat Nduga yang telah lama menunggu kepastian.

“Situasi ini menyebabkan ketidakstabilan dalam pemerintahan kabupaten Nduga. Masyarakat menunggu pengisian jabatan itu merasa dirugikan,” lanjutnya. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar