Naomi Daviola Asal Semarang Telah Kembali ke Keluarganya Setelah 2 Hari 3 Malam Nyasar di Gunung Slamet

Uwrite.id - Purbalingga - "Alhamdulillah Saudari Naomi kendatipun bertahan dua hari tiga malam di atas gunung namun dirinya bisa pulang dengan selamat," tukas Kapolres Purbalingga, AKBP Rosyid Hartanto, Selasa (08/10).
Naomi Daviola Setyanie seorang pendaki yang merupakan pelajar SMK dan berasal dari Jl. Kauman Baru Blok B -1, Semarang, dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Slamet via jalur Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah.
Pasca dievakuasi Tim SAR dari atas lereng Gunung Slamet, Naomi dibawa ke Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Purbalingga.
Di sana Naomi mendapatkan perawatan medis, dan dia juga diinfus untuk memberi asupan tubuh dan menggantikan cairan yang hilang. Naomi diketemukan dalam kondisi lemas, sehabis dirinya terjebak di hutan Gunung Slamet.
Seperti tersiar di sejumlah media lokal Jateng, disebutkan siswi SMK di Semarang itu, selama dua hari dua malam hanya mengkonsumsi sedikit sisa roti sobek yang dihemat-hemat dan minum air dari mata air sungai di gunung itu.
Tim SAR gabungan menemukan Naomi Daviola Setyanie (17) siswi SMK Semarang yang hilang selama 2 hari saat mendaki Gunung Slamet di Kabupaten Purbalingga. Saat ditemukan, Naomi dalam kondisi lemas setelah 2 hari 2 malam bertahan di gunung.
Kapolres Purbalingga AKBP Rosyid Hartanto dan Dandim Purbalingga, Letkol Untung Iswahyudi turun langsung dalam memonitor proses evakuasi.
Dalam sebuah narasi yang beredar, Naomi selama tiga hari terpisah dari rombongan berhasil bertahan dengan mengandalkan pengetahuan dasar bertahan hidup di alam bebas.
Walaupun demikian, Naomi Daviola akhirnya ditemukan di dekat jalur pendakian Gunung Malang dengan keadaan sehat dan selamat.
Sementara itu, di media sosial, publik sepertinya kembali dikejutkan atas beredarnya sebuah percakapan yang ditengarai dari Naomi melalui history message WhatsApp yang terupload.
[8/10, 18:35] Vio: Akhirnya minggu malam saya tidur pertengahan jalan. Paginya saya ngikuti burung sampe turun lalu naik. Karna saya ga kuat akhirnya saya istirahat jam 4 sore itu posisi udah full kabut + hujan badai.
[8/10, 18:37] Vio: Selasa pagi saya coba lagi untuk jalan naik mengikuti arah burung lagi. AKhirnya jam 9 saya berhenti saya istirahat sampai jam 10 pukul 10.07 saya dengar ada orang manggil" saya.
[8/10, 18:39] Vio: saya coba teriak sekuat tenaga saya, akhirnya mereka notice saya. Disitu saya langsung lemes, terharu, bersyukur ke Tuhan atas penyertaan nya berhari-hari.
[8/10, 18:39] Vio: ngga, saya neduh di dekat pohon,
[8/10, 18:40] Vio: selesai, mungkin.
Perempuan yang merupakan pelajar SMK Negeri Semarang ini ditemukan oleh Sru 1 dan Sru 2 Tim SAR sekitar pukul 10.03 WIB dalam kondisi sehat.
Informasi yang diperoleh sebelumnya, Naomi Daviola ikut dalam rombongan Warastrip Indonesia Pendakian bersama event Tektok pada 6 Oktober 2024.
Adapun kegiatan Tektok ini sangat berbahaya bagi pendaki pemula dengan kondisi yang tidak benar-benar baik saat mendaki gunung.
Dampaknya akan terjadi adanya cedera, kelelahan hingga tersesat dan hilang khususnya bagi yang tidak menguasai medan.
Dalam history percakapan tersebut, Naomi mengungkapkan kondisi dan keadaannya saat tersesat di tengah hutan Gunung Slamet.
Seorang pengguna media sosial X dengan akun @besokpagi_adv memaparkan “Syukurnya Naomi Daviola ditemukan dalam kondisi selamat pada tanggal 08 Oktober 2024. Ternyata se-menyeramkan itu." (*)

Tulis Komentar