Mojtaba Khamenei, Sang Penerus Tahta Ayah

Peristiwa | 09 Mar 2026 | 12:45 WIB
Mojtaba Khamenei, Sang Penerus Tahta Ayah
Kepemimpinan Mojtaba langsung dibayangi oleh legitimasi yang dipertanyakan, mengingat ia tidak memiliki rekam jejak jabatan publik maupun kredensial teologi yang kuat.

Uwrite.id - Teheran - Majelis Para Ahli Iran secara resmi menunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran pada Maret 2026, menggantikan sang ayah yang gugur.

Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026, membuka kekosongan kekuasaan terbesar sejak 1989.

Penunjukan Mojtaba menandai pertama kalinya kekuasaan tertinggi Iran berpindah dalam satu garis keluarga sejak Revolusi Islam 1979 yang justru menolak sistem monarki.

Selama dua dekade terakhir, Mojtaba beroperasi sepenuhnya dari balik layar sebagai penjaga gerbang utama Kantor Pemimpin Tertinggi tanpa pernah memegang jabatan formal.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) disebut sebagai kekuatan pendorong utama di balik terpilihnya Mojtaba, memanfaatkan situasi darurat perang untuk mempercepat proses suksesi.

Latar Belakang dan Perjalanan Hidup Mojtaba

Mojtaba Hosseini Khamenei lahir pada 8 September 1969 di Mashhad, kota suci di Iran timur, sebagai anak kedua dari Ali Khamenei dan Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh.

Masa kecilnya dibentuk oleh Revolusi Islam 1979 yang menggulingkan monarki Shah, bersamaan dengan naiknya sang ayah sebagai tokoh revolusioner terkemuka di Iran.

Ia kemudian bergabung dalam angkatan bersenjata dan bertugas di Batalyon Habib IRGC pada Perang Iran–Irak antara tahun 1987 hingga 1988, membangun fondasi loyalitasnya kepada korps militer.

Setelah Ali Khamenei dinobatkan sebagai Pemimpin Tertinggi pada 1989, Mojtaba mulai menempuh studi keagamaan di Qom, pusat keilmuan Syiah paling bergengsi di seluruh Iran.

Pada 2004, Mojtaba menikahi Zahra Haddad Adel, putri mantan Ketua Parlemen Iran, sebuah ikatan yang semakin mempererat jaringannya di lingkaran elite teokrasi Iran.

Namun istri, ibu, dan salah satu putranya turut menjadi korban dalam serangan udara yang sama yang menewaskan Ali Khamenei pada akhir Februari 2026.

Pengaruh Politik dan Jaringan Kekuasaan

Pada pemilihan presiden 2005, Mojtaba dilaporkan secara aktif mendukung dan membantu kemenangan Mahmoud Ahmadinejad, meski ia tidak memegang posisi dalam struktur pemerintahan.

Empat tahun kemudian, ia disebut secara langsung mengawasi penumpasan demonstrasi besar-besaran oleh IRGC saat gelombang protes meledak usai pemilu 2009 yang sangat kontroversial.

Mantan ketua parlemen Mehdi Karroubi secara terbuka menuduh Mojtaba mendalangi kecurangan sistematis untuk memenangkan kembali Ahmadinejad dalam pemilihan yang digugat itu.

Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap Mojtaba pada November 2019 atas perannya dalam memajukan kebijakan represif dan destabilisasi regional sang ayah.

Investigasi Bloomberg selama setahun penuh mengungkapkan bahwa Mojtaba terhubung dengan jaringan keuangan lepas pantai yang menyimpan aset properti mewah di London dan Dubai.

Tantangan di Awal Kepemimpinan

Kepemimpinan Mojtaba langsung dibayangi oleh legitimasi yang dipertanyakan, mengingat ia tidak memiliki rekam jejak jabatan publik maupun kredensial teologi yang kuat.

Analis menyebut ia dikenal sebagai figur garis keras yang berpotensi lebih represif dari ayahnya, dengan ikatan kuat ke kalangan ulama paling konservatif dalam sistem Republik Islam.

Di sisi lain, dukungan penuh IRGC memberinya keunggulan strategis karena ia telah membangun hubungan mendalam dengan jaringan komando korps militer itu sejak puluhan tahun lalu.

Iran mewarisinya dalam kondisi terlemah sejak 1979, dengan infrastruktur militer terdegradasi, kepemimpinan sipil terdisrupsi, dan tekanan serangan udara yang masih berlanjut.

Mojtaba kini menghadapi pilihan besar yang menentukan, melanjutkan konfrontasi demi membalas kematian ayahnya, atau memprioritaskan kelangsungan rezim di tengah ancaman eksistensial. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar