Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan: Singapura Brengsek, Amerika Omong Doang!!

Peristiwa | 10 May 2023 | 20:00 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan: Singapura Brengsek, Amerika Omong Doang!!
Foto: Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menerima kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. (Dok. Kemenko Marves)

Uwrite.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengecam Amerika Serikat (AS) yang dianggap janji kosong dalam mempercepat transisi energi di Indonesia.

Luhut menambahkan, Just Energy Transition Program (JETP), program inisiatif AS dan Jepang untuk mengisi kursi percepatan transisi energi di Indonesia melalui G20 di Bali pada November 2022. Meski Presiden AS Joe Biden mengumumkan komitmen negara-negara G7 untuk mendanai program tersebut, pembiayaan sebesar US$20 miliar atau setara Rp 294,3 triliun untuk Indonesia belum terwujud.

Dalam acara "Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Indonesia Emas" di Jakarta, Luhut mengungkapkan AS tidak memberikan jawaban memuaskan saat ditanya soal dana yang dijanjikan. Ia juga menegaskan, AS tidak boleh mendikte Indonesia dalam mengambil keputusan kebijakan terkait transisi energi.

"Waktu saya di Washington sebulan lalu, kami mempresentasikan (rencana transisi energi) dan mereka bilang oke, lalu saya bilang, uangnya mana? Ao ao ngomong doang," kata Luhut, dikutip dari cnbcindonesia.com, Rabu (10/10). /5/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Luhut juga menyebut Singapura "brengsek" karena meminta Indonesia mengekspor listrik dari sumber energi bersih ke Singapura tanpa membangun industri di Indonesia.

Menurut Luhut, permintaan itu menunjukkan Singapura menganggap Indonesia bodoh dan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listriknya. Luhut menegaskan Indonesia tidak akan mengekspor listrik ke Singapura kecuali industri energi bersih dikembangkan di Indonesia.

"Brengseknya Singapura, dipikir kita bodoh saja. Singapura itu minta supaya kita ekspor listrik clean energy ke sana. Kita nggak mau, saya bilang enggak mau," katanya, Selasa (9/5) kemarin.

Meski Luhut tidak secara tegas menyebut sumber energi bersih yang dimaksud, Singapura sebelumnya meminta Indonesia mengekspor listrik dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar