Memaknai Perpisahan Sekolah

Pendidikan | 11 Jun 2023 | 09:54 WIB
Memaknai Perpisahan Sekolah

Uwrite.id - Perpisahan sekolah adalah saat yang sangat dinanti namun menyisakan berbagai rasa. Kelulusan para siswa dirayakan dengan berbagai acara kegiatan melibatkan seluruh civitas sekolah termasuk tentunya para orang tua murid. Ada gembira, haru, sedih, bangga, dan perasaan lainnya bercampur aduk dalam momentum perpisahaan sekolah. Setiap sekolah mempunyai tradisinya sendiri-sendiri yang unik dan dilestarikan turun temurun pada tiap angkatan. Acara perpisahan sekolah adalah puncak kegiatan para siswa yang telah bertahun - tahun belajar menimba ilmu di sekolah. Perpisahan sekolah sejatinya harus memberikan juga puncak kedewasaan bagi para lulusannya di jenjang manapun.

Perpisahan sekolah hendaknya diposisikan tidak hanya sebagai titik akhir, namun juga sebagai titik awal untuk masuk ke jenjang berikutnya. Hal ini bisa bermakna bahwa  janganlah bergembira berlebihan, pun demikian janganlah bersedih berlebihan. Perpisahan sekolah jelas bukan akhir dari cerita, melainkan persiapan untuk masuk ke cerita berikutnya. Para guru hendaknya bisa memberikan pidato terakhirnya dengan penuh makna yang menghujam pada sanubari tiap siswa. Para siswa akan bertemu dengan ajang kehidupan berikutnya yang lebih menantang dan membutuhkan kedewasaan yang lebih. Guru - guru memiliki waktu yang sedikit untuk memberikan nasihat terakhirnya pada para siswa dalam mengarungi kehidupan berikutnya di lingkungan yang baru. Siswa harus mampu mengekstraksi secara cepat semua petuah gurunya untuk bekal dan panduan bagi dirinya ketika bertemu dengan sekolah baru atau kisah kehidupan yang baru.

Perpisahan sekolah juga merupakan proses mulai tersedimentasinya berbagai bentuk pertemanan antar siswa. Ada yang selesai sampai disitu, adapula yang berlanjut hingga tingkat berikutnya. Persahabatan diuji keeratannya, pertikaianpun diharapkan selesai pada momentum perpisahaan. Siswa - siswa akan menemukan orbitnya masing-masing, baik sendiri maupun dengan kelompok-kelompok temannya. Ada pertemanan yang berlanjut, ada pula yang berakhir hingga diperpisahan. Perpisahaan sekolah adalah puncak dari segala apa yang dipelajari dan dimaknai dari kehidupan sekolah selama ini. Setinggi apa kerendahan hati yang tercipta, seberapa mampu para siswa merestropektif dirinya sendiri, sebesar apa daya maaf yang terbentuk ketika momentum perpisahan itu tiba, seluwes apa hati para siswa itu melihat berbagai perbedaan dalam segala aspek. Sejatinya perpisahaan sekolah yang digelar beberapa jam saja harus mampu membentuk simpul-simpul kedewasaan para siswa sehigga perpisahaan sekolah tidak berarti seremonial belaka.

Para kepala sekolah, guru-guru dan seluruh tenaga administratif sekolah hendaknya terus menjaga dan memutakhirkan makna-makna perpisahan sekolah pada tiap tahunnya. Civitas sekolah adalah para ujung tombak dalam menjaga moment perpisahan sekolah dari potensi pengaruh buruk baik yang muncul dari dalam maupun dari luar. Jangan sampai perpisahan sekolah dijadikan ajang pelampiasan "dendam" dalam bentuk apapun. Perpisahaan sekolah harus bisa selalu meninggalkan ingatan dan kesan yang manis, bangga dan menyenangkan.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar