Masyarakat Diperkirakan Hadir Membanjiri Pagelaran Wayang Parikesit Jumeneng Ratu Minggu, 27 Agustus di DPTP PKS

Budaya | 27 Aug 2023 | 16:46 WIB
Masyarakat Diperkirakan Hadir Membanjiri Pagelaran Wayang  Parikesit Jumeneng Ratu Minggu, 27 Agustus di DPTP PKS
Tampak pada foto, Ketua Majelis Syura DPTP PKS, Salim Segaf Al-Jufri memegang salah satu wayang yang diberikan dalang Sujiwo Tejo, gambar ini terekam di sela-sela Konsolidasi Nasional Fraksi PKS belum lama ini (Istimewa)

Uwrite.id - Partai Keadilan Sejahtera akan menggelar duet wayang kulit spektakuler di halaman parkir DPTP Partai Keadilan Sejahtera, Tanjungbarat, Pasarminggu, Minggu (28/08) mulai pukul 20.00 WIB hingga Subuh menyingsing. Pagelaran wayang kulit ini lain dari yang lain karena menyatukan duet dua dalang kondang sekaligus, yaitu Dalang Ki Anom Suroto dan Ki Bayu Aji.

Lakon Parikesit Jumeneng Ratu ini menyiratkan mengenai sesosok pemuda jujur dan berbakti pada kerajaan Amerta yang karena akhlak dan tutur katanya yang santun, serta pamornya dalam melayani masyarakat akhirnya dipersembahkan kepadanya kursi Ratu (raja, Red.) dengan istilah Jawa, "jumeneng", yang artinya 'duduk'.

“Insya Allah sudah banyak yang menyatakan siap hadir. Monggo bagi yang akan hadir, langsung saja hadir, gratis. Sudah kami siapkan tempat dan suguhan yang sederhana,” ajak Wakil Sekretaris DPTP PKS bidang Komunikasi Publik, Ahmad Fathul Bari kepada media, Sabtu kemarin melalui siaran pers yang diterima Uwrite.id.

Kegiatan tersebut sebagai upaya Partai Keadilan Sejahtera memiliki komitmen dalam menjunjung budaya asli Indonesia.

Pria yang sehari-hari aktif di DPTP PKS tersebut menambahkan, bahwa pagelaran wayang kulit yang mengambil lakon "Parikesit Jumeneng Ratu" ini digelar di halaman DPTP PKS. Sasaran partai adalah semua kalangan terlebih kalangan muda di sekitar kantor DPTP PKS yang berdiri megah di bilangan Tanjungbarat tersebut.

“Bukti pagelaran wayang yang digelar Partai Keadilan Sejahtera, kita jumpai banyak anak muda berbondong-bondong untuk melihat dan mengikuti hiburan tersebut sampai selesai. Kami ingin menumbuhkan kecintaan anak muda terhadap wayang ini. Masyarakat di kota pun butuh hiburan tradisional, sehingga salah satu hiburan lokal adalah wayang kulit,” jelasnya.

Dengan digelarnya wayang kulit tersebut, lanjut Bari, semuanya hidup khususnya perekonomian masyarakat setempat.

“Banyak yang berjualan di sekitar arena pagelaran di halaman parkir tepi jalan arteri TB Simatupang, termasuk UMKM. Mereka bisa hidup dan perekonomian masyarakat bisa meningkat,” ungkap Bari lagi.

Khusus untuk PKS, lanjut Bari, wayang merupakan salah satu alat komunikasi untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.

“Dulu wayang digunakan sebagai sarana syiar atau dakwah mengenalkan agama ke masyarakat oleh para wali. Sekarang bagi Partai Keadilan Sejahtera, bisa dimaksimalkan untuk sarana PKS mempersiapkan diri guna mengikuti Pemilu 2024 mendatang,” demikian ulas Bari.

PKS, lanjut Bari, merupakan salah satu partai di Indonesia yang memiliki komitmen tinggi dalam menjunjung kearifan lokal.

“Saat ini, alhamdulillah, DPTP Partai Keadilan Sejahtera menjadi salah satu partai yang paling sering menggelar pagelaran wayang kulit di kantor DPTP. Dan antusias masyarakat untuk melihat dan mengikutinya sangat besar. Inilah salah satu kepedulian PKS kepada umat dan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar