Masyarakat Anti Politik dan Peran Sentral Kebijakan Politik dalam Kehidupan Bernegara

Politik | 22 Jul 2023 | 21:14 WIB
Masyarakat Anti Politik dan Peran Sentral Kebijakan Politik dalam Kehidupan Bernegara
Gambar ilustrasi.

Uwrite.id - Kehidupan kita sebagai warga negara tidak dapat dilepaskan dari pengaruh kebijakan politik yang mempengaruhi setiap lini dan aspek kehidupan. Politik sebagai rangkaian kebijakan publik menjadi hulu perubahan yang dapat membentuk arah dan kondisi suatu negara. Namun, sayangnya, beberapa masyarakat memiliki sikap yang alergi dan apatis terhadap politik, yang menyebabkan kurangnya partisipasi aktif dalam proses politik dan pengambilan kebijakan.

Seharusnya, masyarakat tidak mengabaikan politik karena kebijakan politik memiliki dampak yang signifikan pada kehidupan sehari-hari. Bagaimana pun juga, baik buruknya kondisi negara, mulai dari harga pupuk hingga harga panen petani tidak lepas dari pengaruh kebijakan politik. Sebagai contoh, ketika pemerintah mengurangi kebijakan subsidi pupuk, hal ini dapat menyebabkan harga pupuk untuk petani menjadi mahal, yang pada gilirannya berdampak pada hasil panennya. Begitu juga ketika pemerintah memutuskan untuk impor ketela atau beras dari luar negeri ketika petani panen raya, harga komoditas yang dihasilkan oleh petani lokal akan turun. Semua ini menunjukkan bahwa kebijakan politik memiliki peran sentral dalam membentuk kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Sayangnya, masyarakat sering kali menunjukkan sikap yang anti dan apatis terhadap politik. Mereka cenderung mengabaikan peran politik dalam kehidupan mereka sebagai warga negara.

Namun, banyak faktor yang dapat menyebabkan masyarakat menjadi anti politik. Beberapa di antaranya mungkin merasa jauh dari proses pengambilan keputusan politik yang dianggap kompleks dan sulit dipahami. Selain itu, perilaku korup dalam politik juga dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap para pemimpinnya, sehingga membuat mereka enggan untuk berpartisipasi. Selain itu, tingginya tingkat kesibukan dalam kehidupan sehari-hari dan tantangan ekonomi yang mereka hadapi juga dapat menyebabkan masyarakat lebih fokus pada masalah pribadi mereka, daripada ikut terlibat dalam politik.

Namun, kita harus ingat bahwa politik adalah tanggung jawab bersama sebagai warga negara. Alih-alih menghindarinya, masyarakat perlu lebih aktif dan kritis dalam mengikuti perkembangan politik dan mengambil bagian dalam proses pengambilan kebijakan publik. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting untuk memastikan perwakilan kepentingan mereka dan untuk mencegah terjadinya praktik korup yang merugikan.

Mengutip kata-kata dari penyair Jerman, Bertolt Brecht, "Buta terburuk adalah buta politik." Hal ini mengingatkan kita bahwa ketidaktahuan atau ketidakpedulian terhadap politik hanya akan merugikan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan. Sebagai warga negara, kita harus berjuang untuk menjadi warga yang aktif, berpendidikan secara politik, dan berpartisipasi dalam proses demokratis untuk menciptakan perubahan positif dalam masyarakat kita.

Untuk memahami politik tidak harus menjadi seorang politisi. Jadi, mari kita tinggalkan sikap apatis dan anti politik, dan berperan aktif dalam membentuk masa depan negara kita. Dengan melibatkan diri dalam proses politik, seorng warga negara dapat berkontribusi pada pembentukan kebijakan yang berdampak positif pada kehidupan kita dan masyarakat secara keseluruhan. Masyarakat yang sadar politik adalah tonggak penting dalam menciptakan negara yang lebih baik dan berkeadilan. (NN)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar