Lembaga Survei Milik Saiful Mujani Tempatkan Erick & Sandi Unggul Sebagai Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo

Politik | 29 Jun 2023 | 21:21 WIB
Lembaga Survei Milik Saiful Mujani Tempatkan Erick & Sandi Unggul Sebagai Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo
Pendiri SMRC, Saiful Mujani.

Uwrite.id - Lembaga survei milik Saiful Mujani, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) baru-baru ini kembali merilis hasil survei yang dilakukan pada bulan Mei 2023. Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendapatkan penilaian tertinggi sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang paling baik untuk Anies Rasyid Baswedan.

Selain itu, hasil survei SMRC juga menempatkan Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandi Salahuddin Uno sebagai tokoh yang paling baik untuk menjadi cawapres dari Ganjar Pranowo. Namun, dalam survei yang dirilis SMRC tersebut belum menemukan tokoh yang menonjol sebagai cawapres potensial untuk Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.

Dikutip dari Republika, pendiri SMRC, Saiful Mujani, menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga calon presiden yang paling kompetitif. Selain itu, terdapat beberapa nama lain yang banyak didiskusikan dan dianggap potensial sebagai cawapres oleh masyarakat dan media massa.

Beberapa nama yang dimasukkan lembaga survei SMRC tidak ada nama Susi Pudjiastuti. Nama-nama yang dimasukkan lembaga survei SMRC antara lain Ahmad Heryawan, AHY, Airlangga Hartarto, Andika Perkasa, Erick Thohir, Khofifah Indar Parawansa, Mahfud MD, Muhaimin Iskandar, Said Aqil Siroj, Sandiaga Uno, dan Yahya Chalil Staquf.

Menurut Saiful Mujani, salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam melihat potensi tokoh sebagai cawapres adalah sejauh mana dukungan yang mereka dapatkan dari pemilih. Menurutnya bahwa observasi melalui survei opini publik menjadi hal yang penting untuk memantau tokoh mana yang paling mampu membantu calon presiden memenangkan pemilihan presiden.

"Karena itu, observasi melalui survei opini publik menjadi penting untuk memantau mana antara tokoh-tokoh itu yang paling bisa membantu nomor satu memenangkan pilpres," kata Mujani, Kamis (29/6/23).

SMRC juga membuat simulasi terkait komposisi Anies Rasyid Baswedan yang berhadapan dengan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Hasilnya, 21,9 persen responden memilih Sandi Salahuddin Uno sebagai cawapres yang paling baik. AHY mendapatkan suara sebanyak 16,7 persen, Erick Thohir 9,6 persen, Mahfud MD 9 persen, dan Khofifah Indra Parawansa 6,1 persen.

Kemudian disusul ada nama, Airlangga Hartarto mendapatkan suara sebanyak 5,7 persen, Andika Perkasa 3,5 persen, Ahmad Heryawan 1,9 persen, Said Aqil Siroj 0,8 persen, Yahya Cholil Staquf 0,5 persen, dan masih ada 24,3 persen responden yang belum memberikan jawaban.

Menurut penilaian Saiful Mujani, Sandi Salahuddin Uno dan AHY adalah tokoh yang paling kompetitif untuk menjadi cawapres Anies Rasyid Baswedan. Namun, perlu dicatat bahwa survei ini dilakukan sebelum Sandi bergabung dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Oleh karena itu, nama Sandi saat ini tidak bisa dianalisis sebagai cawapres Anies.

"Karena partainya sudah mendukung Ganjar. Karena itu, jika Sandiaga Uno dikeluarkan maka AHY yang paling kompetitif untuk menjadi pendamping Anies. Selisih suara dengan tokoh lain cukup signifikan," ujar Mujani.

Sementara itu, dalam skenario Ganjar Pranowo berhadapan dengan Anies Rasyid Baswedan dan Prabowo Subianto, sebanyak 19,4 persen responden menyebutkan Erick Thohir sebagai cawapres yang paling pas. Sandi Salahuddin Uno mendapatkan suara sebanyak 14,3 persen, Mahfud MD 13,2 persen, Khofifah Indar Parawansa 8,8 persen, AHY 8,4 persen, dan Airlangga Hartarto 7,8 persen.

Selain itu, mantan ketua PBNU Said Aqil Siroj mendapatkan suara sebanyak 2,5 persen, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf 1,4 persen, dan 24,3 persen responden belum memberikan jawaban.

Saiful Mujani menjelaskan bahwa perbedaan antara Erick Thohir dan Sandi Salahuddin Uno tidak signifikan karena berada dalam rentang dua kali margin of error yaitu plus minus 3,1 persen.

"Selisih Erick dengan nama-nama lain selain Sandiaga cukup signifikan secara statistik," kata Mujani.

Dalam skenario Prabowo Subianto berhadapan dengan Anies Rasyid Baswedan dan Ganjar Pranowo, menurut hasil survei SMRC, sebanyak 13,9 persen responden menyebutkan Sandi Salahuddin Uno sebagai cawapres yang paling pas. Erick Thohir mendapatkan suara sebanyak 11,3 persen, Mahfud MD 11,2 persen, Muhaimin Iskandar 10,5 persen, AHY 10,2 persen, Khofifah Indar Parawansa 6,6 persen, Airlangga Hartarto 5,2 persen, Yahya Cholil Staquf 4,5 persen, Said Aqil Siroj 1 persen, dan 25,6 persen responden belum memberikan jawaban.

Saiful Mujani menambahkan bahwa dalam daftar nama tokoh yang sudah disimulasikan sebagai pendamping Prabowo Subianto, menurut hasil surveinya tidak ada tokoh yang menonjol. Hal tersebut menurutnya disebabkan oleh perbedaan suara yang kurang lebih sama antara Sandiaga Uno, Erick Thohir, Mahfud MD, Muhaimin Iskandar, dan AHY.

"Tidak ada tokoh yang berbeda menurut versi masyarakat tentang siapa yang sebaiknya menjadi calon wakil untuk Prabowo Subianto," ujar Mujani.

 

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar