KPU Ciamis Optimis Target 85 Persen Partisipasi Pemilih Tercapai

Politik | 10 Feb 2024 | 22:50 WIB
KPU Ciamis Optimis Target 85 Persen Partisipasi Pemilih Tercapai
Ketua KPU Ciamis, Oong Ramdani, optimis target 85 persen partisipasi pemilih bisa tercapai/Foto: Febriansyah

Uwrite.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis menargetkan partisipasi pemilih di Pemilu 2024 di angka 85 persen. Target tersebut lebih tinggi dari target nasional yang hanya 75,5 persen.

Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Oong Ramdani, menyampaikan, pada Pemilu 2014, partisipasi masyarakat mencapai 80,4 persen. Untuk Pemilu 2024 ini ia optimis target 85 persen bisa tercapai.

"Kami optimis target tersebut bisa tercapai," ucap Oong, usai Rakor Pengelolaan Logistik Pemilu 2024 bersama PPK se-Ciamis di Aula Disdik Ciamis, Selasa (6/2/2024).

Oong menyadari bahwa ini pekerjaan yang tidak mudah. Maka, ia mengimbau seluruh penyelenggara pemilu harus solid, dan kompak dalam mensukseskan pemilu.

Salah satu kendala yang dihadapi dalam meningkatkan jumlah partisipasi pemilih adalah pengetahuan pemilih tentang suara sah dan tidak sah.

"Kami sudah mendorong Divisi Sosdiklih Parmas untuk dilakukan sosialisasi terkait pencoblosan suara sah dan tidak sah, khususnya terkait pemilih pemula, kemudian manula serta disabilitas," jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat adalah menyisir wilayah di Ciamis yang terdiri dari 27 kecamatan.

Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Ciamis, Oong mengatakan, sosialisasi tidak mesti dilakukan melalui tatap muka.

"Sebetulnya terkait sosialisasi kami dibantu oleh PPK dan PPS bahkan nanti oleh KPPS sambil menyampaikan C6 itu dilakukan sosialisasi terakhir," ujarnya.

Semua badan adhoc, kata dia, penting untuk dapat bersinergi bersama dengan semua stakeholder. Tujuannya, agar target pertisipasi masyarakat saat Pemilu nanti bisa melampaui nasional.

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar