Korupsi PLN & ASABRI: Polisi Geledah Rumah Mewah di Sentul Bogor

Hukum | 09 Jul 2026 | 15:23 WIB
Korupsi PLN & ASABRI: Polisi Geledah Rumah Mewah di Sentul Bogor
Hingga Kamis pagi, tim penyidik masih melanjutkan pemeriksaan terhadap dokumen yang diamankan. Belum ada tersangka baru yang diumumkan terkait penggeledahan 12 titik ini.

Uwrite.id - Bogor - Kawasan perumahan mewah di Sentul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mendadak ramai pada Rabu, 8 Juli 2026. Puluhan aparat kepolisian melakukan penggeledahan di salah satu rumah di wilayah tersebut sejak pagi hingga larut malam.

Penggeledahan itu sontak menjadi perhatian warga sekitar. Pasalnya, rumah yang menjadi sasaran merupakan bangunan besar yang selama ini tampak sepi dan jarang dihuni.

Dalam dokumentasi di lokasi, terlihat seorang ahli duplikat kunci sedang membuka paksa sebuah brankas di dalam rumah mewah tersebut untuk membantu tugas kepolisian.

Tidak hanya satu, penyidik juga kembali menemukan brankas tersembunyi di titik lain dalam rumah yang sama. Proses pembukaan brankas dilakukan hati-hati dengan pengawalan ketat dari petugas.

Sejumlah warga yang bermukim tidak jauh dari lokasi mengaku terkejut dengan kedatangan aparat. Mereka bahkan menyebut jarang melihat aktivitas di rumah tersebut.

"Ini rumahnya rumah weekend gitu, jadi pemilik rumah jarang ke sini. Kebetulan juga pemiliknya 'gak pernah ke sini, kondisinya gini aja sepi," kata salah seorang warga kepada wartawan di lokasi.

Menurut warga, selama bertahun-tahun bekerja di kawasan itu, ia hampir tidak pernah melihat pemilik rumah datang. Rumah tersebut lebih sering dalam kondisi gelap tanpa aktivitas.

Penggeledahan ini bukan kegiatan biasa. Rumah di Sentul merupakan bagian dari rangkaian penyidikan yang dilakukan secara gabungan.

Penyidikan dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri atau Kortastipidkor bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Tim gabungan tengah menangani dugaan korupsi dalam pengadaan batu bara di PT PLN. Kasus ini dikaitkan dengan peristiwa pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di wilayah Sumatera beberapa waktu lalu.

Selain kasus PLN, penyidik juga mendalami perkara lain yang berkaitan dengan dana ASABRI dan PT Krakatau Steel. Kedua kasus tersebut sudah lama menjadi perhatian publik karena melibatkan nilai kerugian negara yang besar.

Rumah di Sentul diketahui merupakan satu dari 12 lokasi yang menjadi target penggeledahan oleh aparat dalam operasi kali ini.

Selain di Sentul, penyidik juga melakukan penggeledahan di Cafe de'Clan Signature. Lokasi tersebut ikut diperiksa karena diduga memiliki keterkaitan dengan aliran dana yang sedang diusut.

Satu lokasi lainnya adalah sebuah money changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Money changer itu juga digeledah untuk menelusuri pergerakan aset.

Proses penggeledahan berlangsung sejak Rabu, 8 Juli 2026 hingga Kamis, 9 Juli 2026 pagi. Petugas keluar masuk membawa sejumlah dokumen dan barang bukti dari tiap lokasi.

Dalam penggeledahan di rumah Sentul, penyidik menemukan sebuah brankas yang berisi aset dengan nilai fantastis. Hingga saat ini jenis dan jumlah aset tersebut belum dirinci secara resmi.

Kapolri melalui Kortastipidkor menyatakan seluruh barang bukti yang ditemukan akan didalami lebih lanjut. Aset itu diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana korupsi yang sedang disidik.

Suasana di sekitar rumah Sentul masih dijaga ketat oleh aparat hingga proses selesai. Garis polisi dipasang mengelilingi area untuk membatasi akses warga.

Warga sekitar mengaku baru kali pertama melihat penggeledahan sebesar ini di lingkungan mereka. Banyak yang kemudian berkumpul di luar pagar untuk melihat jalannya proses.

Hingga Kamis pagi, tim penyidik masih melanjutkan pemeriksaan terhadap dokumen yang diamankan. Belum ada tersangka baru yang diumumkan terkait penggeledahan 12 titik ini.

Pihak kepolisian menegaskan penggeledahan ini merupakan komitmen dalam memberantas tindak pidana korupsi, terutama yang berdampak langsung pada layanan publik dan dana masyarakat. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar