Komitmen Berantas Korupsi, Presiden Prabowo Amankan Rp31,3 Triliun Uang Negara

Peristiwa | 13 Apr 2026 | 16:12 WIB
Komitmen Berantas Korupsi, Presiden Prabowo Amankan Rp31,3 Triliun Uang Negara
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung tumpukan uang sitaan senilai Rp11,42 triliun yang diserahkan Kejaksaan Agung ke kas negara di Gedung Bundar, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/26).

Uwrite.id -  Kejaksaan Agung menyetorkan uang sitaan senilai Rp11,42 triliun ke kas negara dalam sebuah seremoni di Gedung Bundar, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/26). Penyerahan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Momen ini menjadi perhatian publik setelah tumpukan uang tunai dalam jumlah besar ditampilkan secara terbuka, menyerupai “gunung uang”, sebagai bentuk transparansi penegakan hukum.

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan, uang sitaan tersebut merupakan hasil dari berbagai penindakan hukum, termasuk pemulihan kerugian negara dan penagihan kewajiban dari sejumlah perkara.

“Ini adalah bagian dari upaya kami dalam memulihkan kerugian negara. Seluruh dana yang berhasil disita akan dikembalikan ke kas negara,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers di Gedung Bundar, Jumat (10/4/26).

Baca Juga: Sidang Korupsi Proyek BTS, Saksi Mengaku Beri Uang Rp7 Miliar ke Perusahaan Heppy Hapsoro

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menyebut, dana Rp11,42 triliun tersebut merupakan bagian dari total Rp31,3 triliun uang negara yang berhasil diamankan pemerintah dalam periode awal masa pemerintahannya.

“Dalam waktu relatif singkat, kita berhasil menyelamatkan Rp31,3 triliun. Ini adalah hasil kerja keras seluruh aparat penegak hukum,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, dana yang berhasil diselamatkan tersebut akan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, termasuk pembiayaan program pembangunan dan kesejahteraan.

“Ini bukan sekadar angka. Ini adalah hak rakyat yang harus kita kembalikan,” ujarnya.

Hasil Penindakan Berbagai Kasus

Berdasarkan keterangan resmi, dana yang disetorkan tersebut berasal dari sejumlah sumber, antara lain penanganan perkara korupsi, denda administratif, serta pemulihan aset negara dari berbagai sektor, termasuk sektor sumber daya alam.

Penindakan tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemerintah menutup celah kebocoran anggaran melalui penguatan pengawasan dan penegakan hukum.

Baca Juga: Kapolri dan Ketua KPK Bertemu Bahas Sinergitas untuk Perkuat Pemberantasan Korupsi

Penampilan tumpukan uang sitaan di hadapan publik dinilai sebagai bentuk keterbukaan aparat penegak hukum dalam menunjukkan hasil kerja mereka.

Selain itu, langkah tersebut juga menjadi simbol besarnya kerugian negara akibat praktik ilegal yang selama ini terjadi.

Pemerintah memastikan bahwa upaya penyelamatan keuangan negara akan terus dilakukan secara konsisten melalui sinergi lintas lembaga.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penegakan hukum harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah uang negara benar-benar kembali dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” kata Prabowo.

Dengan capaian tersebut, pemerintah berharap kepercayaan publik terhadap penegakan hukum semakin meningkat serta mendorong terciptanya tata kelola keuangan negara yang lebih transparan dan akuntabel.

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar