Kolaborasi Akbar JAF & MBDW 2026: Angkat Isu Daur Rupa, Ruang Publik Inklusif, hingga Urgensi Penghijauan Kota

Pendidikan | 25 Oct 2026 | 17:20 WIB
Kolaborasi Akbar JAF & MBDW 2026: Angkat Isu Daur Rupa, Ruang Publik Inklusif, hingga Urgensi Penghijauan Kota
Festival ini tidak hanya diperuntukkan bagi para profesional di bidang arsitektur dan desain, melainkan terbuka secara gratis bagi seluruh warga kota Jakarta.

Uwrite.id - JAKARTA — Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta kembali menggelar ajang tahunan bergengsi Jakarta Architecture Festival (JAF) yang pada tahun 2026 ini berkolaborasi secara khusus dengan M Bloc Design Week (MBDW). Mengusung tema utama "Daur Rupa", pameran dan festival kolaboratif yang dihelat di M Bloc Space, Jakarta Selatan ini berlangsung meriah mulai dari pembukaan hingga tanggal 1 November 2026.

Menggabungkan dua event besar dalam satu waktu dan lokasi yang sama, festival ini tidak hanya diperuntukkan bagi para profesional di bidang arsitektur dan desain, melainkan terbuka secara gratis bagi seluruh warga kota Jakarta.

Kolaborasi Lintas Disiplin dan Semangat Sustainability

Inisiator M Bloc Design Week, Yacobus Gatot Sura, menjelaskan bahwa tema "Daur Rupa" merefleksikan konsep pemanfaatan bentuk atau material lama yang didaur ulang (recycle) dan ditingkatkan nilainya (upcycle) menjadi wujud baru yang fungsional. MBDW secara konsisten merangkul lima bidang desain—mulai dari arsitek, desain produk, interior, fesyen, hingga desain grafis—untuk saling berkolaborasi menjawab isu-isu perkotaan. Berbagai karya yang dipamerkan pun sarat akan narasi keberlanjutan (sustainability), seperti instalasi pemanfaatan sampah jaring nelayan, instalasi dari bahan ampas jagung, hingga pemanfaatan banner bekas tahun lalu.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap aksesibilitas ruang publik yang inklusif bagi penyandang disabilitas, termasuk penyediaan fasilitas penuntun tuna rungu/netra berupa huruf braille di area pameran.

Kontribusi Nyata IAI Jakarta untuk Warga

Ketua IAI Jakarta, Ar. Teguh Aryanto, memaparkan bahwa JAF 2026 menghadirkan berbagai program dan pameran kontribusi nyata arsitek untuk masyarakat. Beberapa di antaranya meliputi:

Bedah Rumah 50 Unit: Program hasil kolaborasi IAI Jakarta bersama 50 arsitek yang merenovasi dan membangun kembali 50 rumah di kawasan Menteng Tenggulun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Klinik Arsitektur Gratis: Layanan konsultasi langsung bagi warga kota yang ingin berkonsultasi mengenai tata ruang yang baik, desain rumah sehat, hingga pengurusan perizinan bangunan bersama dinas-dinas Pemprov DKI Jakarta (seperti DCKTRP, PTSP, Dinas Kebudayaan, dan Dinas SDA).

Sayembara Desain Publik: Pameran hasil sayembara desain arsitektur publik seperti Halte Slipi Petamburan bekerja sama dengan Transjakarta, serta perencanaan pembugaran bangunan publik cagar budaya.

Urgensi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan RTH Mikro

Isu krisis iklim dan kualitas udara di perkotaan juga menjadi sorotan utama dalam festival ini. Hendrianto selaku Kasi Perencanaan Bidang Pertamanan Distamhut Jakarta menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang saat ini baru mencapai angka sekitar 5,59% untuk ruang publik.

Sebagai langkah adaptif menghadapi fenomena urban heat island dan dampak perubahan iklim di permukiman padat penduduk, Distamhut DKI Jakarta tengah menyusun regulasi dan perencanaan program RTH Mikro yang ditargetkan mulai berjalan pada tahun depan. Melalui kolaborasi antara pemerintah, arsitek, dan sektor swasta lewat program CSR, RTH mikro ini diharapkan mampu menghadirkan penghijauan hingga ke sudut-sudut kawasan miskin kota yang paling rentan.

Dengan rangkaian acara yang edukatif sekaligus menghibur—mulai dari pameran inovatif, talk show gagasan Jakarta 2045, hingga kegiatan fun walk dan fun bike keliling Kebayoran Baru—JAF 2026 x MBDW diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap masa depan tata kota yang berkelanjutan.

Sumber: https://www.mediapatriot.co.id/2026/10/25/kolaborasi-akbar-jakarta-architecture-festival-m-bloc-design-week-2026-angkat-isu-daur-rupa-ruang-publik-inklusif-hingga-urgensi-penghijauan-kota/

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar