Kesaksian Warga Soal Proyek Algoritma di Cikidang Sukabumi, Alat Berat Dipajang Cuma Untuk Difoto

Hukum | 25 May 2023 | 22:08 WIB
Kesaksian Warga Soal Proyek Algoritma di Cikidang Sukabumi, Alat Berat Dipajang Cuma Untuk Difoto
PROYEK: Kawasan yang akan dibangun mega proyek Bukit Algoritma di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Uwrite.id - Uwrite.id --  Rabu tanggal 9 bulan Juni 2021 sejumlah warga setempat menyaksikan kendaran keluar masuk diproyek bukit algoritma. Warga sekitar, awalnya tidak mengetahui bahwa di lokasi yang dikenal warga wilayah Saolin ini akan dibangun proyek besar.

Setelah ada kegiatan ground breaking di bukit Algoritma warga mulai mengatahui. Namun, setelah kegiatan tersebut hanya dua bulan lamanya bertahan banyak orang hilir mudik di bukit tersebut.

Iya Sopian (35) yang merupakan pemuda di wilayah tersebut menceritakan bagaimana ramainya saat kegiatan ground breaking di bukit Algoritma. Menurutnya, tidak hanya wartawan lokal saja yang datang, wartawan dari Jakarta juga pada hadir dalam kegiatan tersebut.

"Ia waktu itu saya hadir, bahkan saya mendengar langsung  Budiman Sudjatmiko (Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO) yang mengatakan, proyeknya dibagi tiga sesi, yang masing-masing sesi tiga tahun, pertama Sesi infrastruktur. Nah sekarang belum mulai juga, "jelasnya.

"Kalau alat berat ada memang, cuma dipajang untuk di Foto. Disini ada sekitar dua bulan lamanya alat berat itu. Tidak dioperasikan. Kemudian dibawa kembali oleh pemiliknya, "tambahnya.

Kalau luas dari seluruh bukit ini sekitar 888 Hektar. Berdasakan informasinya, disini juga akan dibangunkan patung Bung karno (Presiden pertama Indonesia). "Ya rencananya akan dibangunkan patung pak Soekarno. Tapi, engak jadi. Kerena memang proyeknya tidak jadi juga. Bahkan sebelum ini juga, lokasi ini direncakan akan dibuat untuk markas PSSI dan Atlet, tapi engak jadi juga. Padahal sudah di Survei, ya cuma aksi-aksi aja. Prosesnya tidak berjalan, "tegasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, padahal warga setempat sudah bahagia jika benar terjadi proyek ini berjalan. Bahkan, ada salah satu Swalayan berdiri disini, dengan tujuan akan ramai. Tetapi, nyatanya proyeknya tidak berjalan.

"Sudah ada Alfamart. Sekarang masih ada. Tapi, ya jarang yang beli. Kan lokasinya didalam, ya gimana. Kena Prank proyek Algoritma. Tapi saya berharap sih proyeknya bisa berjalan, "tukasnya. (*)

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar