Keluarga Pilih Almarhum Tidak Dimakamkan di TMP, "Di Sini Saja," Ujar Senam, Sang Ayah

Tokoh | 02 Apr 2026 | 07:12 WIB
Keluarga Pilih Almarhum Tidak Dimakamkan di TMP, "Di Sini Saja," Ujar Senam, Sang Ayah
Suasana di rumah duka di RT 17 Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulonprogo, Kamis pagi (02/04).

Uwrite.id - Beirut - Masih berada di Lebanon, jenazah almarhum Praka Farizal Rhomadhon tengah diupayakan pihak KBRI Beirut, berkoordinasi dengan Kemenlu, Kemenhan dan Sekretariat Negara untuk dihantarkan pulang ke tanah air. 

Jenazah Kopda Farizal, prajurit TNI yang gugur di Lebanon, sedang dalam perjalanan dari Istanbul menuju Jakarta pada Jumat (03/04).

Pihak TNI akan menggelar upacara penghormatan nasional di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma bagi jenazah sebelum diberangkatkan menuju Yogyakarta.

Prosesi pemakaman militer dijadwalkan berlangsung pada Minggu (05/04) pagi di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Kulon Progo, Yogyakarta.

Informasi tersebut antara lain diperoleh dari keterangan resmi Mensetneg, Prasetyo Hadi di Jakarta dan pernyataan Dukuh Ledok, Lendah, Kulonprogo, Wakidi, berdasarkan keterangan keluarga. Rumah duka Praka Farizal sendiri berada di RT 17 Ledok, Sidorejo, Lendah. 

Sebelumnya pihak keluarga menginginkan almarhum dimakamkan di Makam Nambangan, Ledok, yang merupakan tempat pemakaman umum. Namun, hal ini batal, karena pemerintah akhirnya justru memfasilitasi pemakaman almarhum di TMP wilayahnya.

"Kan tadi dari Pak Babinsa kan tanya sama saya, ya saya tanya sama keluarga makamnya nanti di mana, di Makam Pahlawan atau di tempat umum? (Dijawab) umum," kata Wakidi saat ditemui di rumah duka, Senin (30/03).

Keluarga dan warga setempat telah melakukan berbagai persiapan untuk prosesi penyambutan dan pemakaman.

"Yang dilakukan ya persiapan untuk nanti kalau jenazah sudah datang mau upacara umum dan upacara dari militer," kata Wakidi.

Wakidi menyampaikan bahwa almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang anak perempuan yang masih berusia 2 tahun.

Semasa hidupnya, Praka Farizal dikenal aktif dalam kegiatan lingkungan, termasuk Karang Taruna. Ia bergabung dengan TNI AD sejak 2017 dan pernah bertugas di Aceh.

Wakidi mengaku, terakhir bertemu almarhum saat Idul Fitri 2025. Pada Lebaran tahun ini, lanjutnya, Farizal tidak pulang kampung.

"Saya ketemu di lapangan pas hari Idul Fitri itu. Cuma silaturahmi saja," kata dia.

Dikonfirmasi terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0731/Kulonprogo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, membenarkan kabar gugurnya prajurit tersebut. Dia menyebut Farizal merupakan anggota Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Kodam Iskandar Muda, Aceh.

Dyan juga memastikan bahwa almarhum akan dimakamkan dengan upacara militer setibanya di tanah air.

"Karena almarhum gugur (saat bertugas di Lebanon, red.) maka kita laksanakan upacara pemakaman militer," kata Dyan.

Sebelumnya, kabar gugurnya Praka Farizal turut dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres. Ia menyampaikan kecaman keras atas serangan yang menewaskan satu personel TNI yang tergabung dalam misi UNIFIL di wilayah Adchit Al Qusayr. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar