Kalau Tidak Ada Kepastian Cawapres dari Gerindra, Cak Imin Buka Opsi Mau Ikut PDIP

Politik | 04 Aug 2023 | 20:20 WIB
Kalau Tidak Ada Kepastian Cawapres dari Gerindra, Cak Imin Buka Opsi Mau Ikut PDIP
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin bicara soal kemungkinan gabung ke koalisi PDI Perjuangan di DPP PKB, Jumat (4/8/23). Foto: JPNN.com.

Uwrite.id -
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin menyatakan partainya masih menunggu kepastian dari Partai Gerindra terkait posisi calon Wakil Presiden (cawapres) dalam Pilpres 2024. Jika tidak ada kejelasan dari Gerindra, PKB menyatakan kesiapannya untuk membuka peluang berpindah haluan dan beraliansi dengan PDIP.

"Inikan masih panjang waktunya ya, pokoknya PKB sama Gerindra tetap solid, saya dukung Pak Prabowo, masih jalan. Soal nanti-nanti ya sabar saja kita kan lihat perkembangan," kata Cak Imin, dikutip dari Kumparan, Jumat (4/8/23).

Cak Imin menjelaskan bahwa hingga saat ini, PKB secara resmi masih berada dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Gerindra. Namun, belakangan ini dia juga telah bertemu dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, menunjukkan adanya komunikasi dengan partai lain.

"Kalau kemudian PDIP memberi harapan baru pada saya itu barang kali nanti kalau tidak ada kepastian di Gerindra ya ikut PDIP aja. Kira-kira gitu ajalah. Tapi saya sampaikan sampai hari ini masih ada kepastian (sama Gerindra)," tambahnya.

Meskipun Cak Imin telah masuk dalam bursa calon wakil presiden bersama empat nama lainnya untuk mendampingi calon presiden Ganjar Pranowo, ia menegaskan bahwa semua langkah akan ditentukan lebih lanjut pada bulan Oktober 2023 saat pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden dibuka.

"Nanti kita lihat bahwa sebetulnya deadline atau tidak deadline itu muaranya sih Oktober pendaftaran itu. Jadi masih fleksibel," ungkapnya.

Cak Imin mengakui bahwa hingga saat ini, dirinya belum mengetahui perkembangan terkait posisi calon wakil presiden bersama Ganjar Pranowo. Sejumlah nama seperti Erick Thohir, Sandiaga Uno, Andika Perkasa, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga masih menjadi nominasi dalam bursa calon wakil presiden.

Baca Juga: Cak Imin Tanya ke Puan Soal Godaan Jatah Cawapres: 'Mbak Tenanan Nggak Sih Mbak?'

Lebih lanjut, Cak Imin menyatakan bahwa saat ini setiap koalisi saling menunggu keputusan dari pihak lain mengenai calon wakil presiden.

"Strategi PDIP nunggu cawapresnya Gerindra. Strategi Gerindra nunggu cawapresnya PDIP. Semua. Tanya saja strateginya Koalisi Perubahan pasti menunggu cawapresnya PDIP dan Gerindra," tandasnya.

Situasi politik yang dinamis ini memperlihatkan bahwa partai-partai politik tengah berupaya menjalin komunikasi dan mencari kejelasan dalam membentuk aliansi yang kuat untuk menghadapi Pemilihan Presiden tahun 2024. Semua mata tertuju pada perkembangan selanjutnya hingga Oktober mendatang.

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar