Jokowi Terima Undangan Sidang Tahunan MPR 2026 di Solo

Tokoh | 13 Aug 2026 | 14:12 WIB
Jokowi Terima Undangan Sidang Tahunan MPR 2026 di Solo
Keterangan foto: Presiden ke-7 Jokowi akan menghadiri sidang tahunan.[Istimewa]

Uwrite.id - Surakarta - Mantan Presiden Joko Widodo menerima kunjungan dua Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dan Eddy Soeparno, di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Kamis (13/08) sekitar pukul 11.00 WIB.

Tujuan kedatangan mereka adalah mengantarkan langsung undangan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD yang dijadwalkan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Pertemuan tertutup berlangsung sekitar 1 jam.

Lestari Moerdijat mengatakan pembagian tugas dilakukan karena waktu yang mepet. Pimpinan MPR biasanya mengantar bersama-sama, tapi kali ini dibagi. Ia dan Eddy ditugaskan ke Jokowi. Tugas serupa juga dilakukan pimpinan lain: Bambang Wuryanto ke Megawati, Edhie Baskoro Yudhoyono ke SBY, dan Ahmad Muzani ke Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

Dalam pertemuan itu tidak membahas politik. Suasananya santai, "ngalor-ngidul" dan kangen-kangenan. Jokowi mengucapkan terima kasih atas undangan tersebut.

Soal kepastian hadir, awalnya Jokowi belum memastikan. Namun sehari kemudian Ketua MPR Ahmad Muzani menyatakan Jokowi sudah mengonfirmasi akan hadir. Mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tahun ini absen untuk hadir dikarenakan sedang menjalani perawatan kesehatan di Amerika Serikat. Sementara konfirmasi dari Megawati masih ditunggu.

Sidang Tahunan MPR 2026 ini juga mengundang seluruh mantan presiden, wakil presiden, dan mantan pimpinan MPR, serta pimpinan parlemen dari 5 negara sahabat.

Rangkaian Inti Kegiatan Sidang Tahunan MPR 2026

Jadwal dan Lokasi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani memastikan Sidang Tahunan MPR RI akan digelar pada 14 Agustus 2026. Sidang dilaksanakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dan disiarkan langsung melalui TV nasional serta live streaming media sosial MPR.

Agenda Utama: Laporan Kinerja Lembaga Negara

Inti Sidang Tahunan MPR adalah mendengarkan laporan kinerja lembaga-lembaga negara selama satu tahun terakhir. Isinya mencakup perkembangan pengelolaan negara oleh lembaga eksekutif, yudikatif, dan legislatif. Presiden akan menyampaikan pidato laporan kinerja lembaga negara sekaligus pidato kenegaraan.

Penyampaian Nota Keuangan RAPBN

Dalam sidang juga disampaikan Laporan Kinerja dan Nota Keuangan RAPBN 2026. Indikator makro yang disorot antara lain proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,2–5,8%, inflasi 1,5–3,5%, nilai tukar rupiah Rp17.980–Rp18.340 per dolar AS, dan target lifting migas.

Sidang dilakukan dalam format Sidang Gabungan MPR, DPR, dan DPD. Acara dibuka Ketua MPR dan ditutup Ketua DPR. Presiden cukup satu kali pidato tanpa naik turun podium agar lebih singkat.

Sesi pagi dimulai pukul 09.00 WIB dengan menyanyikan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembukaan oleh Ketua MPR, pidato Ketua DPR, pemutaran video capaian kinerja Presiden, lalu pidato Presiden Prabowo Subianto. Acara ditutup dengan persembahan medley tembang-tembang pusaka nasional dan lagu-lagu khas daerah se-Nusantara serta penghilangan sesi joget-joget.

Undangan ditujukan kepada pimpinan lembaga negara, mantan presiden dan wakil presiden, menteri Kabinet, Panglima TNI, Kapolri, duta besar negara sahabat, serta mantan pimpinan MPR/DPR/DPD. Target kehadiran 604 dari 732 anggota MPR agar memenuhi kuorum.

Sidang Tahunan disebut sebagai panggung kebangsaan dan mozaik keindonesiaan. Tujuannya menegakkan kedaulatan rakyat, mengembangkan demokrasi, dan menumbuhkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Prinsipnya adalah clean and good governance dengan keterbukaan informasi kepada publik.

Menjelang sidang, pimpinan MPR melakukan silaturahmi kebangsaan ke BPK kemarin. Gladi kotor dan gladi bersih juga digelar sebelumnya untuk memastikan kelancaran acara. Keamanan Kompleks Parlemen disiagakan oleh TNI dan Polri. (*)

Menulis di Uwrite bisa dapat penghasilan, Investasikan tulisan anda sekarang juga
Daftar di sini

Jika anda keberatan dan memiliki bukti atau alasan yang kuat bahwa artikel berita ini tidak sesuai dengan fakta, anda dapat melakukan pengaduan pada tautan ini

Tulis Komentar

0 Komentar